Penyelesaian Jalan Bandara Syamsuddin Noor Masih Terganjal Gugatan

0
303

Banjarbaru – Penyelesaian jalan akses Bandara Syamsuddin Noor masih terganjal gugatan warga pemilik tanah terkait ganti rugi lahan yang dijadikan jalan. Seperti diketahui ada dua titik ruas jalan yang masih belum dilakukan pengaspalan. Panjang ruas jalan yang masih dalam sengketa tersebut sekitar 200 meter.

“Kita masih menunggu keputusan inkrah dari pengadilan, saat ini pemilik lahan melakukan upaya banding,” kata Plt Kadis PUPR Kalsel yang juga Sekdaprov Roy Rizali Anwar, saat dikonfirmasi di Banjarbaru Kamis (24/3/2022). 

Pemprov Kalsel sendiri bersedia memberikan ganti rugi lahan sesuai NJOP (nilai jual objek pajak. Namun yang bersangkutan selaku pemilik lahan tak bersedia hingga melayangkan gugatan.

Roy memastikan Pemprov dalam hal ini Dinas PUPR Kalsel akan segera menyelesaikan pengaspalan apabila sudah ada keputusan inkrah dari pengadilan. “Mudahan secepatnya ada putusan pengadilan inkrah, sehingga pengaspalan dapat dilakukan,” pungkas Roy.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merampungkan pengerjaan jalan akses ke Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru. Pengerjaan jalan akses bandara mulai dari Jl Gubernur Syarkawi Kabupaten Banjar hingga simpang tiga Jl Karang Anyar Banjarbaru.

Total jalan akses ke Bandara Syamsuddin Noor sepanjang 18 kilometer dengan lebar 16 meter atau bila dihitung sampai bahu jalan 20 meter.

Pengerjaan  akses jalan Bandara ini telah dimulai sejak 2017 hingga 2020 lalu. Ary 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here