Tausiyah Bersama Buya Arrazy, Paman Birin Baca Puisi Ashabul Kahfi

0
77

Banjar – Gelaran shalawatan yang rutin digelar Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor setiap pertengan bulan hijriah kali ini terasa istimewa.

Shalawatan yang digelar di malam ke-14 di bulan suci ramadhan, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin mendatangkan Dr. H. Arrazy Hasyim, MA atau Buya Arrazi di Bumi Shalawat Desa Kiram, Kabupaten Banjar pada Jum’at malam (15/4).

Tausiyah dan Kajian bertema Jalan Menuju Pulang 3 dan Hikmah Ramadan 1443 H itu, Paman Birin bersama Ratusan jemaah yang memadati nampak khusyu menyimak pesan-pesan agama yang disampaikan Buya Arrazi hingga tengah malam.

Paman Birin dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Buya Arrazy untuk kesekian kalinya, diharapkan dapat selalu memberikan pencerahan batin berupa ilmu pengetahuan agama.

“Kedatangan Buya Arrazy ini kita harapkan memberi manfaat bagi kita semua dan mendapat pencerahan dari tausiah yang disampaikan,” ujar Paman Birin.

Dalam kesempatan ini, Paman Birin membacakan puisi terkait Ashabul Kahfi. Para jemaah nampak dengan khusyu menyimak puisi yang dibacakan Paman Birin.

Buya Arazy dalam tusyiahnya menyampaikan terkait dengan jalan menuju pulang, sesuai dengan tema yang diangkat, yaitu jalan menuju pulang 3.

Pendiri Ribath Nouraniyah, Maulana Abuya Dr. Arraziy Hasyim, MA menyampaikan terkait jalan pulang, yaitu pulang ke hadirat Allah SWT.

Untuk menuju jalan pulang ini, Buya Arrazy mengingatkan akan pentingnya pembersihan qalbu dari segala dosa.

“Jadi sebelum kita melaksanakan ibadah, sebelum kita menuntut ilmu, kita bersihkan dlu qalbu kita segala dosa,” sampainya.

Buya Arrazy juga menyampaikan terkait hijab. Hijab ini merupakan media untuk berkomunikasi kepada Allah. Hijab terbagi 2, yaitu hijab cahaya dan hijab kegelapan.

“Disetiap cahaya ada hijab kegelapan, dan disetiap kegelapan ada hijab cahaya,” sampainya.

Buya Arrazy merupakan mubaligh dan ulama Indonesia, sekaligus pendiri/ pengasuh Ribath Nouraniyah lembaga kajian turats, ilmu akidah, tasawuf dan amaliah zikir yang berpusat di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. (Rny/adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here