Baznas Kalsel Target Kumpulkan Dana ZIS Ratusan Milyar

0
112

Banjarmasin – Pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan yang cukup Positif tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan, Ketua Baznas Kalsel Drs. H. Irhamsyah Safari, disela kegiatan Banua Cinta Zakat, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (18/4/2022).

Irhamsyah memgatakan meningkatnya kepedulian terhadap nasib fakir miskin karena adanya gerakan “Keteladanan Pemimpin Muslim Dalam Berzakat” yang sudah berjalan lima tahun terakhir di Banua.

Gerakan ini merupakan sebuah layanan pembayaran zakat dari Baznas mulai dari Gubernur, pimpinan SKPD, pengusaha hingga karyawan

“Target kita juga naik 40 persen tahun ini, atau Rp 18 miliar dari tahun sebelumnya, gerakan ini mampu mendorong pengumpulan zakat kita hingga ke masyarakat,” katanya.

Sedangkan untuk target Baznas keseluruhan di Kalsel untuk zakat tahun ini, sekitar Rp 229 Miliar.

“Itu kalau di total Baznas 13 Kab/kota, pengumpulan zakat lainnya hingga kemasyarakat kita ditarget itu,” ujarnya.

Sementara, itu, Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel beserta jajaran pejabat Pemprov Kalsel, hari ini mulai membayarkan zakatnya melalui badan amil zakat nasional (Baznas) Kalsel.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kalsel, Suparno mengimbau kepada para pengusaha dan seluruh umat Islam yang sudah memenuhi kewajibannya dan menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kalsel.

“Karena zakat rasa kebersamaan dan kesetaraan akan menghiasi kehidupan kita sehingga dapat membangun kesetaraan umat,” tuturnya.

Terlebih menurutmya potensi zakat untuk mensejahterakan umat sangat besar apalagi untuk Kalsel dengan jumlah penduduk kurang lebih 4,3 jiwa, 90 persennya beragama islam.

Sehingga, potensi zakat yang cukup besar ini meski dioptimalkan agar penggunaan zakat yang produktif bagi masyarakat agar zakat bukan hanya kewajiban dan aktivitas kemanusian saja tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat.

Adapun Gerakan zakat merupakan gerakan nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, sebagai salah satu upaya untuk mendorong partisipasi masyarakat untuk meningkatkan potensi zakat, infak dan sedekah, serta untuk memastikan penyaluranya tepat sasaran. Diy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here