Banjar – Pemerintah Provinsi Kalsel menebar bantuan Sembako pelengkap PKH (program keluarga harapan) dan paket anak berprestasi tingkat SD hingga SMA di Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar. Bantuan secara simbolis diserahkan Ketua PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor para keluarga penerima manfaat PKH (program keluarga harapan) di Kantor Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar, Jumat (22/4/2022) siang. 

Dalam prosesi penyerahan bantuan tersebut, Ketua PKK Kalsel didampingi Kadinsos Kalsel Hj Siti Nuriyani, Ketua PKK Kabupaten Banjar Nurgita Tiyas, Kadinsos Banjar Hamidah dan Camat Martapura Timur Guslan.

Dalam kesempatan acara tersebut, Ketua PKK Kalsel Hj Raudatul Jannah juga didaulat menyerahkan bantuan paket susu kepada anak-anak di Martapura Timur bantuan dari PKK Banjar.

Kadinsos Kalsel Hj Siti Nuriyani melaporkan bahwa bantuan sembako dan paket anak berprestasi tersebut diberikan sebagai pelengkap bantuan PKH yang diberikan oleh pemerintah pusat. 

“Bantuan sembako dan paket anak berprestasi merupakan wujud kepedulian Gubernur Kalsel kepada para keluarga penerima manfaat PKH di Martapura Timur,” kata Nuriyani.

Selain bantuan sembako dan paket anak berprestasi itu, Pemprov Kalsel juga memberikan paket sembako kepada keluarga penerima manfaat yang belum menerima bantuan PKH dari pusat. “Hal ini dikarenakan masih dilakukan penyesuaian data di Kemensos RI sehingga ada keluarga penerima manfaat yanng belum dapat hak bantuannya,” terang Nuriyani.

Sementara berdasarkan data Dinsos Kalsel tahun 2022, jumlah penerima bantuan PKH di Kalsel sebanyak 99.080 KPM di tahap 1. Sementara untuk kabupaten Banjar terdata penerima bantuan PKH berjumlah 10.158 KPM dan untuk Martapura Timur sebanyak 796 KPM.

Para penerima bantuan PKH Kalsel tahun 2022 didampingi 445 SDM PKH yang terdiri dari Korwil, Korkab, APD dan Pendamping PKH.

Bantuan PKH di Kalsel diluncurkan pertama kali pada tahun 2008 silam pada 5 kabupaten dan salah satunya adalah Kabupaten Banjar. 

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalsel Achmadi mengatakan jumlah paket bantuan sembako pelengkap PKH diberikan sebanyak 47 paket sementara paket sembako untuk keluarga yang belum dapat bantuajn PKH sebanyak 100 paket. Masing – masing paket senilai Rp 250 ribu, selain itu ada paket untuk anak berprestasi berupa peralatan sekolah.

“Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Gubernur Kalsel kepada masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan,  menurunkan angka Stunting sekaligus meningkatkan capaian pendidikan,” pungkas Achmadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here