Hewan Ternak di Banjarmasin Aman Serangan Penyakit Mulut dan Kuku

0
105

Banjarmasin : Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan melakukan upaya preventif untuk menghindari hewan ternak agar tidak terpapar wabah penyakit mulut dan kuku.

Langkah antisipasi ini, dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Ruminansia Basirih, Banjarmasin Selatan, Senin (9/5/2022) pagi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin Mahmud, menyebut, pihaknya melakukan pencegahan, pengawasan, dan pengendalian untuk memberikan proteksi kepada hewan ternak sesuai arahan Disbunak Kalsel.

“Ada puluhan sapi dari madura dan kambing yang kita periksa, hewan-hewan ini datang sekitar satu bulan lalu paling lama. Semua sudah diperiksa,”katanya.

Hasilnya, dia memastikan seluruh hewan ternak sapi dan kambing yang diperiksa aman dari virus menular ini.

“Jadi tidak ada ditemukan hewan yang tertular virus penyakit mulut dan kuku, atau pun yang bergejala,” ujarnya.

Setelah ini, pihaknya akan melakukan antisipasi yang lebih ketat, jika ada kiriman baru hewan ternak, seperti sapi dan kambing dari luar Kalsel.

“Kita akan lebih selektif lagi jika ada kiriman sapi dan kambing dari luar. Terlebih sebentar lagi Idul Adha,” jelasnya.

Untuk diketahui, Penyakit mulut dan kuku merupakan penyakit hewan yang sangat menular akibat infeksi virus. Jika hewan terpapar dapat dikenali, seperti luka lepuh atau erosi di bagian mulut dan kuku.

Penyakit ini bakal berdampak signifikan terhadap ekonomi karena menyebabkan penurunan berat badan hewan secara permanen.

Kasus ini terjadi di Jawa Timur baru -baru ini tepatnya pada Minggu pertama bulan Mei 2022, menyerang sebanyak 1.247 ekor ternak sapi di Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidarjo dan Mojokerto. (Diy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here