Doa Ulama Iringi Batu Pertama perkuatan Siring Ponpes Darussalam

0
1103

Martapura – Doa para ulama dan lantunan shalawat Nabi Muhammad SAW mengiringi Peletakkan batu pertama perkuatan tebing atau siring Sungai Martapura di Kawasan Ponpes Darussalam Martapura, Minggu (12/6/2022). Peletakkan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Kalsel beserta sejumlah ulama yaitu KH Wildan Salman, KH Khatim Salman, KH Hasanuddin, Guru Muaz,  KH Fadlan Asy’ary, KM M Husin, KH Fauzan Shaleh, Guru Oton. Dan disaksikan segenap guru dan santri  Ponpes Darussalam, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar serta unsur SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel.

Doa dipimpin oleh KH Wildan Salman. “Semoga niat baik ini menjadi dicatat sebagai amal shaleh oleh Allah SWT dan diberi kelancaran dalam pelaksanaannya,” doanya.

Dengan mengucap bismillah dan diiringi shalawat, Gubernur Kalsel dan para ulama secara bergantian meletakkan batu pertama perkuatan tebing Ponpes Darussalam tersebut. 
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan terlaksananya perkuatan tebing kawasan Ponpes Darussalam ini dianggarkan melalui uang rakyat juga. “Kita hanya jadi perantara, prinsipnya ini dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat,” kata Paman Birin.

KH Hasanuddin Badruddin selaku Murabbi Ponpes Darussalam memberi apresiasi kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atas dianggarkan perkuatan tebing di kawasan Ponpes Darussalam ini. “Tanpa bantuan anggaran Pemprov Kalsel, perkuatan tebing Ponpes Darussalam ini tak terlaksana karena anggarannya sangat besar kita tak mampu melaksanakannya,” kata Hasanuddin.

Hal senada juga diungkapkan KH Khatim Salman yang menilai berkat Gubernur Kalsel pembangunan tebing Ponpes Darussalam bisa direalisasikan. “Alhamdulillah beliau ada tergerak hati membantu Ponpes Darussalam ini,” katanya.

Plt Kadis PUPR Kalsel Ahmad Solhan mengatakan  Perkuatan tebing di pinggir Sungai Martapura kawasan Ponpes Darussalam dianggarkan melalui APBD Kalsel 2022.
Dinas PUPR Kalsel sebagai pelaksana kegiatan dengan anggaran sekitar Rp 21,9 M. “Masa kerja selama 227 hari kalender,” kata Solhan.

Pengerjaan saat ini sudah mulai dilaksanakan yaitu pembongkaran bangunan Ponpes dan dapur rumah yang terdampak. Pelaksana pekerjaan CV Nangroe Investama dan konsultan supervisi CV Andalusia. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here