Banjarmasin – Seorang remaja 21 tahun warga Jalan Antasan Kecil Barat (Kampung Arab) Banjarmasin Tengah, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Selasa (5/7/2022) pagi.

Remaja berinisial IFR, ditemukan ibunya sudah tergantung seutas tali, tepatnya di bagian kamar belakang.

Teman pelaku, bernama Syifa (25) mengatakan, dirinya terkejut mendapat kabar IFR meninggal dengan cara gantung diri.

“Padahal infonya sempat terlihat warga saat pagi tadi sedang duduk melamun di jembatan,” ujarnya.

Menurut Syifa, temannya itu merupakan teman yang baik. Namun, sejak bekerja memang sudah jarang ngumpul dan dia sempat bercerita kerap mengalami minus laporan keuangan kerja.

Dari keterangan keluarga, Lurah setempat, Yandi Gunawan bersama ketua RT setempat, Rualiyani menyampaikan, IFR sempat mengalami kecelakaan beberapa hari lalu

“Diduga dia dimintai ganti rugi dan itu yang membuatnya depresi,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian turut membenarkan terkait adanya insiden tersebut.

Polisi menerangkan, jika IFR ditemukan di bagian rumah belakang. Pelaku pertama kali ditemukan oleh keluarganya yang kemudian melaporkan ke warga lainnya.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan,” jelas Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Dodi melalui Kanit Reskrim, Iptu IGN Utama di lokasi kejadian.

Sementara ini keluarga enggan mengizinkan jasad IFR di bawa ke Rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Diy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here