Banjarbaru – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Pertemuan Pemutakhiran Database Pengolahan Hasil Peternakan di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa, (5/7).

Kepala Disbunnak, Suparmi yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Pengolahan dan Pemasaran, Muhammad Rusli membuka kegiatan tersebut secara langsung. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan 13 Dinas Kabupaten/Kota lingkup Provinsi Kalimantan Selatan yang membidangi fungsi peternakan yang menjadi petugas pemutakhiran database pengolahan hasil peternakan.

Pada pertemuan ini Disbunnak menghadirkan narasumber dari Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Muhammad Muhaimin Marta dengan materi Sosialisasi Pemutakhiran Database Pengolahan Peternakan Melalui Sistem Informasi Unit Pengolahan Hasil Peternakan Indonesia (SI UPIn).

Aplikasi ini merupakan sistem informasi Unit Pengolahan Hasil (UPH) Peternakan yang dibangun oleh Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian sebagai salah satu cara untuk memutakhirkan data UPH Peternakan di Indonesia. Sistem informasi ini dalam rangka mendigitalisasi data UPH Peternakan secara daring sehingga data tersebut dapat diakses secara cepat dan mudah oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota, serta pelaku usaha dan masyarakat.

Melalui pertemuan ini disepakati agar UPH Peternakan yang menghasikan produk olahan berbahan hasil ternak dalam kemasan semuanya dapat diinput dalam aplikasi Si UPIn. Selanjutnya juga diperlukan pembinaan supaya UPH tersebut melengkapi persyaratan produk layak konsumsi agar dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing serta kenyamanan berusaha, diantaranya izin PIRT, izin edar, NKV maupun sertifikasi halal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here