Jejakbanua.com Martapura – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan tandatangani perjanjian kerjasama pembinaan kemandirian dengan Balai latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan, di Aula Kegiatan Kerja, Jum’at (8/7/22) pagi.

Kerjasama yang dilangsungkan, merupakan tindak lanjut komunikasi yang sebelumnya dirajut guna mendukung pelaksanaan program pembinaan kemandirian berupa pelatihan bersertifikat bagi warga binaan, menghadirkan instruktur profesional dari BLK Prov Kalsel.

Perjanjian kerjasama ditandatangi oleh Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo dan Kepala BLK Prov Kalsel Muhammad Yusfiansyah, disaksikan Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi pada Kanwil Kemenkumham Kalsel, Sugito.

“Kerjasama ini menjadi penanda bahwa niatan yang baik harus diwujudkan segera dengan tindakan yang baik, kita ingin warga binaan mendapatkan pelatihan yang sesuai kebutuhan dan dilatih oleh orang yang profesional di bidangnya,” ungkap Kalapas.

Kesempatan tersebut juga sekaligus mengawali dimulainya pelatihan sablon bersertifikat yang diikuti 20 (dua puluh) warga binaan dari berbagai blok hunian. Ketokan meja sebanyak tiga kali oleh Kalapas, sebagai tanda pelatihan sablon resmi dibuka.

“Pelatihan akan berjalan baik, jika rekan-rekan serius, yang penting tetap semangat, jangan merasa kecil hati karena sedang menjalani pidana di sini, sekali lagi, jaga semangat,” sambung Kalapas.

Mewakili BLK Prov Kalsel, M Yusfiansyah bersyukur penandatanganan perjanjian kerjasama dapat dilaksanakan, dan berharap warga binaan serius mengikuti pelatihan.

“Alhamdulillah kita dapat kembali menjalin kerjasama yang baik ini. Saya berpesan, untuk saudara-saudara agar benar-benar dan serius dalam mengikuti pelatihan, agar ilmu yang didapat berguna saat saudara kembali ke masyarakat nantinya,” tegas Yusfi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here