Jejakbanua.com, Tanah Laut – Dalam momentum Sholawat Akbar bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mengajak seluruh jamaah untuk mencintai, menyayangi, berbakti, menghormati serta senantiasa mendoakan orangtua.

Hal tersebut disampaikan Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalimantan Selatan melalui teks sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Suparno, saat menghadiri Sholawat Akbar sekaligus peringatan haul H. Nardi Utomo bin Pawiro Daliso, dan Hj. Sarjiah binti To Pawiro, orang tua dari bapak H. Muhammad Sunarto di Lapangan Belakang WorkShop PT.WPR km.124 Simpang Empat Sei Baru, Jorong,Tanah Laut, Selasa (12/7) malam.

Paman Birin mengatakan, momen yang penuh berkah ini, seluruh jemaah, dan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan, agar senantiasa menjaga semangat, silaturrahmi, memelihara kecintaan terhadap junjungan, Rasulullah SAW, para orang tua dan keluarga, serta para ulama sebagai Waratsatul Anbiya.

“Kita bersyukur, bahwa lantunan shalawat, terus dilantunkan di berbagai tempat di Kalimantan Selatan. Melalui shalawat yang kita lantunkan, kita menyatukan energi cinta, untuk junjungan Nabi Muhammad SAW,” kata Paman Birin.

Paman Birin juga menyampaikan, suasana religius seperti ini, harus terus dilestarikan, karena semakin dekat dengan agama, maka kehidupan kita akan semakin berkah.

Kehidupan yang agamis ini, dapat menjadi modal utama dalam pembangunan, serta dalam mewujudkan persatuan, kesatuan, dan kedamaian di banua, dan di negara kita tercinta.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran kita pada sholawat akbar, dan peringatan haul ini, dapat mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Insya Allah, dengan modal keimanan yang berkualitas, banua kita akan tentram, aman, berkah, dan pembangunan pun akan bertambah lebih maju dan berkembang,” ucapnya.

Selain itu, Paman Birin mengungkapkan, dengan peringatan haul ini juga, merupakan refleksi dari waladun shaleh atau anak yang shaleh, yang selalu mendo’akan kedua orang tua, dan Insya Allah dapat menjadi amal jariayah bagi kedua almarhum.

“Keberuntungan yang didapatkan kedua Almarhum, tidak lepas dari apa yang telah diberikan selama masa hidupnya. Bagaimana beliau dapat menjadi sosok orang tua yang luar biasa, sehingga anak-anaknya bisa sukses,” ungkap Paman Birin.

Menurut Paman Birin, perjalanan, pengorbanan, dan dedikasi mereka, dapat menjadi inspirasi dan motivasi, serta teladan, khususnya bagi keluarga.

“Bagi kita yang berada di sini, dapat mengambil pelajaran atau hikmah, untuk menjalani kehidupan, serta meraih kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat,” pungkasnya.

Sementara itu, jalannya sholawat akbar bersama Habib Syech itu pun diikuti secara khusyuk oleh ribuan jamaah. (end/adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here