Jejakbanua.com, Banjarbaru – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi Kakanwil Kemenkumham Kalsel Lilik Sujandi  dan Kalapas Banjarbaru Amico Balalembang menyerahkan  secara simbolis pemberian remisi umum 17 Agustus bagi warga binaan lembaga Pemasyarakatan (WBP) se Kalsel yang berlangsung di Lapas Kelas IIB Banjarbaru Rabu (17/8/2022). 

Pada HUT RI ke 77 kali ini sebanyak  6.958 orang narapidana dan anak di Kalimantan Selatan yang memenuhi syarat dan menerima remisi umum. Dari yang menerima remisi, ada sebanyak 255 narapidana dan anak yang akan langsung bebas dan selesai menjalani masa pidana. 

Gubernur Kalsel akrab disapa Paman Birin mewakili   Menkumham Yasonna Laoly menyampaikan bahwa penyampaian remisi merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan bagi WBP yang telah berkelakuan baik serta berkomitmen dalamn mengikuti program-program yang telah dilaksanakan oleh UPT Pemasyarakatan.

“Selamat atas remisi yang diterima tahun ini bagi seluruh WBP di Lapas/Rutan/LPKA seluruh Indonesia,” kata Paman Birin.

Ia berpesan agar para WBP tunjukkan sikap dan perilaku yang lebih baik lagi dalam mengikuti seluruh tahapan, proses, kegiatan program pembinaan di Lapas. 

“Bagi  yang mendapatkan remisi sekaligus memperoleh kebebasan saya ucapkan selamat merajut tali persaudaraan di tengah keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam prosesi penyerahan remisi, juga ditampilkan kesenian dalam bentuk tari dan nyanyian yang dibawakan para warga binaan. 

Selain itu juga ditampilkan produk kerajinan oleh warga binaan Lapas.

Kakanwil Kemenkumham Lilik Sujandi berharap dengan keterampilan yang didapatkan para WBP maka saat mereka bebas dapat menjadi modal mereka dalam melanjutkan kehidupan. “Harapannya mereka sudah mendapatkan pendidikan ketrampilan seperti yang ditampilkan tadi, itu akan jadi modal saat mereka bebas,” kata Lilik.

Pemberian remisi dibagi menjadi 2 (dua) yaitu Remisi Umum I (RU-I) yang mengurangi masa menjalani pidana dan Remisi Umum II (RU-II) yang juga mengurangi masa pidana sekaligus memperoleh kebebasan. 

Adapun besaran remisi yang diberikan mulai dari 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 5 bulan dan 6 bulan sesuai dengan ketentuan dan masa menjalani pidana. 

Dari total yang mendapatkan remisi umum 17 Agustus 2022 ini, Sebanyak 4.550 orang WBP kasus narkotika, 2.403 WBP kasus pidana umum dan 5 WBP kasus korupsi menjadi penerima remisi umum kemerdekaan tahun ini. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here