Road Map Hilirisasi Investasi Strategis Kalsel Disusun

0
497

Jejakbanua.com, Banjarbaru – Kementrian Investasi/BKPM bekerjasama dengan KSO PT Sucofindo, PT Indef  dan PT Amythas Menggelar Rakorda Penyusunan Peta Jalan atau Roadmap hilirisasi investasi strategis Kalsel tahun anggaran 2022   yang digelar Novotel AirPort Banjarbaru, Jumat (2/9/2022).  Kegiatan dihadiri SKPD  Pemprov Kalsel, asosiasi dan pelaku usaha, dan stake holder terkait.

Direktur Hilirisasi Mineral dan Batubara Kementrian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Hasyim Daeng Barang mengatakan sesuai arahan Presiden RI Hilirisasi industri merupakan modal penting dalam menciptakan nilai tambah ekonomi pada komoditi,  kemandirian ekonomi dan meningkatkan peran Indonesia dalam rantai pasok global.

Namun hilirisasi industri merupakan industri yang membutuhkan modal besar serta teknologi yang tinggi. 

“Oleh sebab itu strategi peningkatan investasi sangat diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif,” kata Hasyim.

KSO Sucofindo, Amythas dan Indef telah melakukan rencana  awal terhadap beberapa komoditas dan turunannya yang dapat dikaji mendalam dalam rangka penyusunan peta jalan Hilirisasi investasi strategis hingga 20 tahun ke depan.

“Melalui rapat koordinasi, diharapkan tercapai penajaman informasi terkait potensi sumber daya komoditas, perkembangan industri pengolahan komoditi hulu dan hilir serta rencana pengembangan tata ruang wilayah  di Kalimantan Selatan,” terang Hasyim.

Selain itu diharapkan peta jalan atau road map Hilirisasi investasi ini tak hanya berguna bagi pemerintah pusat tapi juga daerah dan stake holder lainnya.

Sementara Gubernur Kalsel diwakili Asisten II Setdaprov Kalsel Syaiful Azhary mengatakan Pemprov Kalsel mengapresiasi  Pemerintah Pusat yang terus menjaga iklim investasi yang kondusif di Kalsel.

“Penyusunan peta jalan Hilirisasi investasi strategis ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi untuk terus menggali potensi daerah baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Syaiful.

Untuk diketahui pemerintah provinsi Kalimantan Selatan sendiri  telah memiliki road map implementasi rencana umum penanaman modal yang diatur melalui Pergub Nomor 21 Tahun 2019 tentang rencana umum penanaman modal provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019-2025. Ary

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini