Kalsel Alami 48 Kali Bencana Alam di 2022

0
1068

Jejakbanua.com, Banjarmasin – Provinsi Kalsel mengalami 48 kali kejadian bencana alam berupa Banjir, tanah longsor dan angin ribut sepanjang Bulan Januari hingga Agustus 2022. “Data tersebut belum termasuk kejadian banjir di awal September 2022, yang terjadi di Cempaka Banjarbaru, Tanah Laut dan Tanbu serta lainnya,” kata H Achmadi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalsel, Selasa (6/9/2022). 

Adapun kejadian banjir sebanyak 26 kali, tanah longsor 3 kali dsn angin ribut sebanyak 19 kali. Kejadian tersebar di 13 kabupaten kota se Kalsel.

Dampak daripada bencana tersebut sebanyak 63.029 kepala keluarga terdampak. “Sepanjang 2022, ada tiga orang meninggal akibat bencana alam yakni di Kabupaten HSS 1 orang dan HST sebanyak 2 orang,” kata Achmadi.

Sementara akibat bencana alam ini, ratusan rumah mengalami rusak berat, rusak total hingga rusak ringan.

“Untuk sementara taksiran kerugian total Rp 5,2 M lebih,” kata Achmadi.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat di daerah rawan bencana agar waspada akan kejadian bencana alam. “Saat ini, dampak fenomena  la Nina, hujan masih terjadi walau sudah memasuki kemarau dan prakiraan BMKG pada Bulan Oktober akan kembali musim hujan,” kata Achmadi.

Ia mengimbau agar masyarakat waspadai banjir, longsor dan angin puting beliung. “Jangan panik, segera matikan aliran listrik ketika banjir jangan sampai memakan korban lagi karena berkaca pada 2021 silam sebanyak 3 orang meninggal akibat kesetrum aliran listrik saat banjjr datang,” kata Achmadi.

Tagana Dinsos Kalsel juga terus siaga dan waspada akan kejadian bencana alam secara mendadak. “Ini sesuai perintah Gubernur Kalsel agar Tagana Dinsos Kalsel bergerak cepat ke lokasi bencana apabila ada kejadian,” ujar Achmadi.

Dinsos Kalsel juga terus melakukan pantauan  di lapangan melalui KSB (Kampung Siaga Bencana) dan lumbung sosial di daerah rawan bencana alam. Ary 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here