Jejakbanua.com, Banjarbaru – Inovasi Gerakan Revolusi Hijau berhasil meraih terbaik 1 Kategori SKPD Pemprov Kalsel dalam ajang Kalsel Innovation Award 2022 yang digelar Balitbangda (Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah) Kalsel. Penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Banjarbaru Kamis (8/92022).

Gerakan Revolusi Hijau diprakarsai dan dicetuskan oleh  Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sejak 2017 silam yang dijalankan Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel. Revolusi hijau adalah gerakan masif melakukan penanaman untuk mengurangi lahan kritis di Kalsel yang luasnya mencapai 500 ribu hektar lebih. Ditargetkan dengan gerakan revolusi hijau dapat mengurangi lahan kritis seluas 30 ribu hektar per tahunnya.

Sejauh ini dampak gerakan revolusi hijau berhasil melakukan rehabilitasi di lahan kritis seluas 108 ribu hektar.

Penghargaan inovasi gerakan revolusi hijau diterima oleh perwakilan Dishut Kalsel. Sementara untuk terbaik ke II SKPD Pemprov Kalsel adalah UPTD Dinas Perdagangan Kalsel yaitu Balai Penguji sertifikasi mutu barang (BPSMB) melalui inovasi E Kalibrasi. Sedangkan terbaik III diraih inovasi Saliling (Sambang Lihum Keliling) oleh RSJ Sambang Lihum.

Untuk kategori SKPD Kabupaten Kota se Kalsel, terbaik pertama diraih inovasi PRS (program rumah sejahtera) Dinsos HSS, terbaik II diraih inovasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banjarbaru oleh DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu  Satu Pintu) Banjarbaru.

Sedangkan terbaik III diraih inovasi Aplikasi Sistem Informasi Layanan Online Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (SILAKAS) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tanah Laut.

Gubernur Kalsel melalui Asisten Administrasi Umum Subhan Noor Yaumil memberi apresiasi atas Kalsel Innovation Award 2022 ini. “Ke depan diharapkan masing – masing SKPD memiliki minimal satu inovasi, bagi yang belum tak memiliki inovasi akan diberikan perhatian lebih sekaligus penilaian kinerja oleh Gubernur Kalsel,” kata Subhan.

Diharapkan Gubernur, dengan inovasi -inovasi dilahirkan dapat berdampak pada peningkatan pelayanan publik dan pembangunan Kalsel.

Kepala Balitbangda Kalsel M Amin mengatakan SKPD Pemprov Kalsel yang ikut Kalsel Innovation Award 2022 ini baru 12 SKPD. “Makanya dilaksanakan kesepakatan satu SKPD satu inovasi untuk memacu SKPD melahirkan inovasi,” kata Amin.

Kalsel sendiri saat ini masuk kategori provinsi yang inovatif. Oleh karena itu diharapkan dari kegiatan ini memacu lahir inovasi dari masing – masing instansi dan kabupaten kota, karena inovasi dihasilkan dilaporkan ke Kemenpan RB guna penilaian indeks inovasi sebuah daerah. Ary 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here