Jejakbanua.com, Banjarbaru – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, Dan Politik, Sulkan, SH, MM, memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan MTQ XXIX (29) Tingkat Nasional di Provinsi Kalsel di Ruang Rapat H. Aberani Sulaiman pada Kamis (8/9).

Pada rapat itu, Sulkan menyampaikan bahwa kesiapan Kalsel sebagai tuan sudan mencapai lebih dari 90 persen.

“Insya Allah, persiapan saya rasa sudah lebih dari 90 persen. Sisanya hanya penyempurnaan jelang pelaksanaan,” sampai Sulkan.

Dalam rapat yang diikuti seluruh unsur panitia MTQ Nasional XXIX Tahun 2022 itu, tampak hadir juga pimpinan SKPD di Lingkup Pemprov Kalsel.

Diketahui saja, launching MTQ Nasional XXIX Tahun 2022 pada bulan Agustus lalu telah dilakukan Wakil Menteri Agama RI bersama Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor di Mahligai Pancasila.

Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini pada berbagai kesempatan juga mengharapkan, agar tamu yang datang untuk mengikuti atau menyaksikan MTQ Nasional, dapat disambut dengan baik, bak penyambutan pada peringatan Haul Abah Guru Sekumpul.

“Kita ingat waktu Haul Guru Sekumpul, kita semua warga menyambut dengan senang dan melayani tamu dengan gembira. Kita senang, tamu pun merasa senang juga. Semoga semangat itu juga akan kita lakukan waktu MTQ Nasional bulan Oktober mendatang,” harap Paman Birin.

MTQ Nasional yang akan dilaksanakan pada 10-19 Oktober 2022 mendatang, merupakan kebanggaan bagi Kalsel, karena ini untuk kali kedua Kalsel menjadi tuan rumah, Setelah sebelumnya pada tahun 1970 silam.

Selain dapat menjadi tuan rumah yang baik, dan menyenangkan bagi semua tamu yang datang di banua, Paman Birin juga mengharapkan agar Kalsel bisa sukses dalam penyelenggaraan dan juga sukses dalam prestasi.

“Paman Birin menginginkan, kita dapat menjadi tuan rumah yang baik, serta mampu meraih kesuksesan dalam pelaksanaan dan prestasi,” sampai Sulkan.

Lebih lanjut Sulkan menyampaikan dalam paparannya, MTQN XXIX di Kalsel akan diselenggarakan di tiga daerah yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin, dengan venue utama di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten banjar.

Venue lainnya yaitu Masjid Al Karomah
Martapura, Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan Kiram, Masjid Nurul Iman Indrasari, aula Serba Guna
Masjid Raya Sabilal Muhtadin
Banjarmasin, dan Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin.

Kemudian ada juga venue di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, aula BPSDM Kalsel, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Aula ULM di Banjarbaru dan Institut Agama Islam Darussalam Martapura, serta Madrasah Darussalam Tahfiz dan Ilmu Alqur’an Martapura.

Dalam rapat ini dihadiri Asisten Deputi Moderasi Beragama Kemko PMK, sejumlah perwakilan Kementerian terkait, jajaran Kepala SKPD Lingkup Prov Kalsel, LPTQ Prov Kalsel, dan Event Organizer (EO). (rny/adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here