Rabu, Juli 24, 2024
BerandaHukumPendaftar Haji Di Banjarmasin Banyak Batalkan Diri 

Pendaftar Haji Di Banjarmasin Banyak Batalkan Diri 

Jejakbanua.com, Banjarmasin  – Pendaftar haji di Kantor Kemenag Banjarmasin setiap hari ada. Namun ada fenomena baru, ternyata banyak juga yang membatalkan dirinya berangkat ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah walaupun mereka sudah masuk daftar tunggu atau waiting list.

Hal ini diungkap oleh Zainal Muttaqin, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin.

“Kami sudah menghimpun data pendaftaran jemaah haji Kota Banjarmasin di 2022 tadi, mereka yang membatalkan diri di 2022 kalau dibandingkan dengan yang mendaftarkan diri di 2022, hampir 40  persen membatalkan diri. Tapi mereka bukan yang mendaftarkannya di tahun 2022. Mendaftarnya di tahun sebelumnya,” kata Zainal, Rabu (4/1/2023). 

Mereka  yang membatalkan diri ada yang mendaftar di tahun 2014, 2015, 2016 dan 2017. “karena beberapa faktor dan kalau dilihat karena ekonomi atau tidak ada pengganti,” katanya.

Sementara hingga saat ini belum ada keluar kebijakan secara keseluruhan, menyangkut kegiatan ibadah Haji 2023. 

“kebijakan itu berkaitan dengan kuota, jumlah jemaah yang akan diberangkatkan, penggabungan baik suami, istri dan anak, maupun tentang pelimpahan. Yang sebelumnya, pelimpahan mereka yang meninggal ataupun yang sakit permanen, bisa dilimpahkan kepada anak, saudara kandung ataupun istri atau suami. Maupun mereka yang mau melakukan penggabungan. Umpama istri sudah masuk dalam kuota  tahun 2023, tapi suaminya belum. Penggabungan biasanya itu bisa dilakukan untuk setiap tahunnya,” katanya.

Disebutkan, pihaknya tidak bisa memastikan untuk kapan  keluar pengumuman terkait kebijakan haji 2023 tersebut. Tapi beberapa bulan sebelumnya ada wacana pengumuman itu dikeluarkan Bulan Januari 2023.

Dikatakan, di tahun 2022 ada batas usia maksimal 65 tahun. Namun untuk batas usia pada tahun ini belum ada keputusan lagi. 

“Apakah usia 65 tahun itu diizinkan ataukah tidak? Atau umpamanya berlaku kebijakan seperti sebelumnya. Artinya tidak ada batas usia.Yang penting yang akan berangkat haji sehat dan bisa diberangkatkan. Dalam artian tidak ada penyakit bawaan yang bisa menularkan atau penyakit yang bisa membahayakan dirinya,” ungkap Zainal.

Untuk yang akan diberangkatkan pada tahun 2023 adalah mereka yang mendaftar  di awal tahun 2011 sampai Bulan Maret 2011, jika kuota diberikan full untuk Kalsel tahun ini. 

Tahun lalu karena hanya 48 persen yang diberangkatkan, maka Banjarmasin hanya diberangkatkan sekitar 200 lebih jemaah. Tapi bila tahun ini Kuota haji diberikan full, maka Banjarmasin bisa memberangkatkan 500 sampai 600 jemaah. juns/lieda (tim)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments