Pj Bupati Batola Mujiyat Arak Piala Adipura 2022 Keliling Marabahan 

0
387

Jejakbanua.com, Marabahan – Penjabat (Pj) Bupati Batola Mujiyat dan unsur Forkopimda arak Piala Adipura Tahun 2022 dengan keliling Kota Marabahan mengunakan mobil terbuka, Senin (6/3/2023) pagi. Kegiatan pawai piala adipura ini juga diikuti Sekda Batola Zulkipli Yadi Noor dan jajaran SKPD Pemerintah Kabupaten Batola (Barito Kuala).

Arak arakan Piala Adipura 2022 itu dilakukan Pj Bupati Batola usai kegiatan apel gabungan dengan jajarannya.

Start dari Kantor Bupati Batola, Pj Bupati memutari Kota Marabahan hingga kawasan Kembatan Rumpiang. Arak arakan Piala Adipura ini untuk merayakan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kembali meraih Piala Adipura untuk ketiga kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia Tahun 2022.

Kabupaten Batola meraih Piala Adipura tahun 2022 untuk kategori kota kecil. Piala diserahkan langsung Menteri LHK Siti Nurbaya kepada Penjabat (Pj) Bupati Mujiyat, di Auditorium Dr. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (28/02/2023). 

Didampingi Sekretaris Daerah Zulkipli Yadi Noor, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batola Fahriana, serta para camat, Pj Bupati menerima langsung penghargaan ini bersama 81 kabupaten/kota terpilih.

Penjabat Bupati Mujiyat menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh pihak yang berperan hingga Batola bisa meraih Adipura ketiga kali yaitu tahun 2017, 2018, dan 2022.

“keberhasilan ini tak lepas dari semangat gotong royong kebersamaan dan keterpaduan antara SKPD Pemkab Batola, Pasukan kuning dan masyarakat,” kata Mujiyat.
Pemkab Batola bertekad mempertahankan bahkan meningkatkan raihan Piala Adipura tahun 2022 ini pada tahun mendatang. “Dengan raihan kali ini kita bertekad mepertahankan Piala Adipura
Untuk menandai raihan Adipura ketiga kalinya ini,”ungkap Pj Bupati Batola.

Penilaian Adipura telah dilakukan mulai tanggal 4 dan 5 November 2022 lalu pada 37 titik di Batola, termasuk di antaranya kantor desa, kantor kecamatan hingga dua sekolah dinilai tim penilai dari Kementerian LHK,” tutur Mujiyat. ary

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini