Karhutla Kalsel, BPBD Fokus Amankan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor

0
194

Jejakbanua.com, Banjarbaru – Bencana Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus mengepung wilayah provinsi Kalimantan Selatan. Khususnya di Banjarbaru yang merupakan ibukota Kalsel. Berdasar data Pusdalops Kalsel sepanjang tahun 2023 ini sebanyak 2164  hektar hutan dan lahan terbakar.

Dari total luas terbakar itu jumlah lahan terbakar sebanyak 2058 hektar dan hutan terbakar sebanyak 106,2  hektar.

Kota Banjarbaru menyumbang wilayah terluas areal Karhutla yakni lahan sebanyak 844 hektar lebih dan hutan seluas 33 hektar lebih.

Kalak BPBD Kalsel Suria Fadliansyah melalui Kabid Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya saat ini masih berjuang untuk memaksimalkan pencegahan Karhutla agar tak meluas. “Kita terus memasifkan penanganan Karhutla dengan gotong royong melibatkan BPBD Kabupaten Kota, TNI/Polri, relawan BPK swasta, stake holder terkait serta komponen masyarakat, hal ini sesuai arahan Gubernur Kalsel Paman Birin agar penanganan Karhutla kali ini melibatkan semua pihak dan memaksimalkan kolaborasi,” kata Bambang kepada jejakbanua.com, Rabu (30/8/2023).

Untuk saat ini pihaknya fokus pencegahan Karhutla di ring 1 Bandara Syamsuddin Noor yang merupakan objek vital sehingga tak terjadi kabut asap yang bisa mengganggu penerbangan. “Kita besok bersama tim gabungan akan melakukan pembasahan di Guntung Damar Banjarbaru,” terangnya.

Diharapkan dengan pembasahan lahan ini dapat maksimal mencegah munculnya titik api di sekitar area bandara.

BPBD Kalsel juga berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Kota dalam pemadaman Karhutla di berbagai wilayah.

Dalam penanganan Karhutla sejauh ini BPBD Kalsel menurunkan Satgas darat dan udara. Selain itu juga ada kekuatan 4 buah heli water boombing dan 2 heli patroli.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini