Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaHukumRakerda Bangga Kencana 2024, BKKBN Apresiasi Penurunan Stunting Kalsel

Rakerda Bangga Kencana 2024, BKKBN Apresiasi Penurunan Stunting Kalsel

Jejakbanua.com, Banjarmasin – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Kalsel 2024, Kamis (18/4/2024) di Banjarmasin.

Rakerda dibuka oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang diwakili oleh Sekdaprov Roy Rizali Anwar. Rakerda dihadiri langsung oleh  Kepala BKKBN Pusat Dr.(HC). dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K), perwakilan dari Korem 101/Antasari dan juga Polda Kalsel.

Rakerda Bangga Kencana kali ini mengusung tema “Kalimantan Selatan Bergerak untuk Optimalisasi Bonus Demografi dan Peningkatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045”.

Sebanyak 138 peserta mengikuti Rakerda ini dan berasal dari berbagai dinas yang menjadi mitra kerja se Kalsel dan juga organisasi profesi.

Kegiatan Rakerda juga diisi  dengan penyerahan sejumlah penghargaan serta pemenang berbagai lomba,  penandatangan MoU hingga penyerahan bantuan Dana Alokasi Khusus kepada Gubernur Kalsel dan dilanjutkan kepada seluruh Bupati/Wali Kota se Kalsel.

Kepala BKKBN, Doktor Hasto Wardoyo didapuk sebagai keynote speaker dengan materi “Kebijakan dan Strategi Optimalisasi Bonus Demografi dan Peningkatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045 di Kalsel.

Dalam kesempatan tersebut,  Doktor Hasto pun mengapresiasi terkait upaya percepatan penurunan stunting di Kalsel yang menurutnya hasilnya menggembirakan.

Terpenting menurutnya, Kalsel memiliki potensi besar khususnya dalam melibatkan sektor swasta.

“Dan di Kalsel ternyata mampu menggerakkan sektor swasta untuk menurunkan angka stunting, melalui berbagai program. Termasuk program Bapak asuh dan sebagainya,” katanya.

Sementara itu Kepala BKKBN Kalsel sekaligus Ketua Penyelenggara Rakerda Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, Ir H Ramlan MA dalam sambutannya membeberkan sejumlah capaian strategis Perwakilan BKKBN Kalsel.

Adapun capaian strategis di antaranya berupa menurunnya Angka Kelahiran Total dari target 2,2 dengan capaian 2,4.

Kemudian meningkatnya Angka Prevalensi Pemakaian Kontrasepsi Modern dari target 69,67 persen dengan capaian 71,2 persen, hingga menurunnya Angka Kelahiran Menurut Kelompok Umur 15-19 tahun.

Dan dilaksanakannya kegiatan Rakerda ini menurut Ir Ramlan adalah untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergitas para pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi serta mitra di Kalsel.

Selain itu juga sebagai penguatan komitmen Pemprov Kalsel dan kabupaten kota serta para mitra dalam mendukung program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting,” pungkasnya. Ary

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments