Rabu, Mei 22, 2024
BerandaHukumRakerda Bangga Kencana 2024, Gubernur Kalsel Ajak Bersinergi Turunkan Stunting 

Rakerda Bangga Kencana 2024, Gubernur Kalsel Ajak Bersinergi Turunkan Stunting 

Jejakbanua.com, Banjarmasin – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Setempat tahun 2024 di Banjarmasin, Kamis (18/04/2024).

Bangga Kencana, singkatan dari Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana, merupakan program yang bertujuan untuk memperkuat sistem informasi keluarga yang terintegritas.

Kepala BKKBN Pusat, Dr.(HC). dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K), bersama Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, serta anggota Forkopimda dan pejabat terkait lainnya, turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini.

Gubernur Kalsel dalam sambutan tertulis  menyampaikan ajakan kepada semua pemangku kepentingan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta para mitra strategis, untuk meningkatkan kolaborasi, sinergitas, dan penguatan komitmen dalam upaya menurunkan angka stunting.

Presiden Joko Widodo telah menargetkan penurunan angka stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024. Target ini menjadi tantangan bersama bagi pemerintah daerah, BKKBN sebagai ketua pelaksana percepatan penurunan stunting, kementerian/lembaga terkait, dan seluruh sektor terkait.

Paman Birin menekankan bahwa angka stunting di Kalsel masih harus ditekan untuk mencapai target yang ditetapkan. Berdasarkan data SSGI tahun 2021, prevalensi stunting di Kalsel sebesar 30 persen, kemudian turun menjadi 24,6 persen pada tahun 2022. Hal ini menandakan perlunya upaya ekstra untuk mengejar target 14 persen pada tahun 2024.

Rakerda ini dianggap sebagai langkah penting dalam merancang masa depan generasi bangsa. Indonesia akan memasuki fase puncak bonus demografi pada tahun 2035-2045. Manfaat dari bonus demografi baru bisa dirasakan jika kualitas SDM meningkat, dan keluarga menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas SDM tersebut.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, Ir H Ramlan MA, yang juga menjabat sebagai ketua panitia pelaksana, dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan Rakerda ini, yang diikuti oleh sekitar 100 peserta, adalah untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi semua pihak terkait dalam percepatan penurunan stunting di Kalsel, serta untuk memperkuat komitmen dalam upaya tersebut.

Rakerda ini diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting, penandatanganan MoU dan perjanjian kerja antara BKKBN Kalsel dengan mitra/stakeholder, serta penyerahan secara simbolis dana alokasi khusus kepada bupati/walikota se-Kalsel, dan penyerahan penghargaan kepada kepala Pemprov Kalsel dalam kategori Mitra Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting tahun 2023, dan penerima lainnya. 

Turut hadir dalam acara ini adalah Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, Pj Bupati Batola Mujiat, Pj Bupati Tanah Laut Syamsir Rahman, dan Pj Bupati Hulu Sungai Selatan, Hermansyah.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments