SURABAYA – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor terus mendorong agar Pelabuhan Mekar Putih, Kabupaten Kotabaru menjadi pelabuhan berskala internasional.

Keinginan Gubernur Kalsel tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Prov Kalsel H Abdul Haris pada Rapat Kerja Bersama Pelindo III, di Gedung Barunawati Surabaya, Senin (2/12/2019).

Dijelaskan Abdul Haris mengutip paparan tertulis gubernur, Mekar Putih
memiliki perairan cukup dalam sehingga sangat pas untuk dijadikan Pelabuhan berskala internasional.

“Jika pelabuhan laut berskala internasional itu dimiliki, maka dapat dipastikan bongkar muat barang dan jasa dari dalam serta luar negeri, khususnya regional Kalimantan, akan dilakukan di pelabuhan Kotabaru. Secara otomatis dapat meningkatkan perekonomian daerah,” terangnya.

Paman Birin, — sapaan akrab Gubernur Kalsel — mengatakan, perairan Kotabaru merupakan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan berada di posisi strategis dengan letak geografis persis di tengah-tengah kepualaun Indonesia.

Dikatakannya, saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tengah berupaya menggeser ketergantungan dari komoditas batubara dengan memajukan ke-3 sektor, yakni Industri, Pariwisata, dan Pertanian.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira saat diminta penjelasan, Selasa (3/11/2019) menjelaskan, dengan terbangunnya pelabuhan laut tersebut, secara otomatis berdampak positif pada perekonomian di daerah, terlebih Kalimantan Selatan menjadi Provinsi penyangga ibukota negara baru.

Dikatakan Fajar, nantinya pelabuhan tersebut akan terkoneksi dengan jembatan Pulau Laut dan Pulau Kalimantan, dan kawasan Industri Jorong dan Batulicin. Selain itu juga dihubungkan dengan jalan bebas hambatan kawasan Banjarbakula-Batulicin.

Fajar berharap, Pelindo III dapat mendukung apa yang menjadi keinginan Kalsel karena pelabuhan merupakan pilar utama atau basis pertumbuhan ekonomi. (syh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here