JAKARTA – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudy Resnawan, menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2020, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Jumat (6/12).

Rakorsus dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD, dan dihadiri lembaga dan kementerian serta pejabat daerah terkait.

Mahfud MD dalam rakorsus menekankan pentingnya sinergitas antar pihak terkait dan masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan karhutla.

Semua harus bersinergi dalam mencegah dan mengendalikan karhutla. Tanpa kebersamaan, pengendalian karhutla tidak akan optimal,” ingat Menko Polhukam.

Menko Polhukam juga mengingatkan kembali arahan penting Presiden Joko Widodo terkait pencegahan pengendalian karhutla saat memipin Rakor 6 Agustus 2019.

Presiden Joko Widodo, sebut Menko Polhukam memberikan empat arahan penting mengenai pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Yang pertama, prioritaskan pencegahan melalui patroli terpadu, deteksi dini, sehingga kondisi harian di lapangan selalu termonitor, selalu terpantau,” urainya.

Kemudian yang kedua, Presiden Joko Widodo menekankan kepada jajarannya, khususnya Badan Restorasi Gambut, untuk melakukan penataan pengelolaan ekosistem gambut secara berkelanjutan.

Ketiga, segera mungkin padamkan api kalau memang ada api. Jangan biarkan api itu membesar.

Adapun yang terakhir, terkait penegakan hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan,

Sementara itu, di hari yang sama, Wagub Kalsel juga menghadiri agenda penting lain, yakni serah terima hibah tanah milik Pemprov Kalsel ke Badan Pemeriksa Keuangan RI, dan MoU terkait Program Pengembangan Angkutan Massal Berbasis Jalan (BRT). bdm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here