JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, H Joko Widodo, direncanakan kembali berkunjung ke Kalimantan Selatan.

Setelah meresmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor, 18 Desember 2019 di Banjarbaru, RI 1 akan berkunjung kembali ke provinsi tertua di Pulau Kalimantan itu.

Presiden akan menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional 2020 yang akan diselenggarakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 9 Februari 2020.

Kunjungan kerja Presiden itu disampaikan Mensesneg, Pratikno, didampingi Deputi Bidang Kerjasama, Prof. Dadan Wildan ketika menerima kedatangan Panitia HPN 2020 di Sekretariat Negara, Senin, (27/1).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Pusat yang juga Penanggung Jawab HPN, Atal S Depari, melaporkan kesiapan pelaksanaan HPN di Banjarmasin.

Atal S Depari juga mengatakan, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, menaruh perhatian besar mendukung kesuksesan HPN 2020. Ini dibuktikan dengan sinergisnya harmoni Panitia HPN Pusat dengan HPN Daerah.

Kegiatan HPN akan diisi sejumlah agenda kegiatan penting, seperti seminar, konvesi media massa, pameran pers, bakti sosial, dan lainnya.

“Selain menghadiri acara puncak Hari Pers Nasional, Presiden dijadwalkan akan mencanangkan dimulainya Sapta Desa dan peresmian Pusat Pembibitan dan Penghijauan Nasional,” jelas Atal S Depari.

Ketua Umum PWI Pusat juga menjelaskan bahwa program Sapta Desa merupakan program sarapan tambahan anak desa untuk menurunkan jumlah angka stunting di Indonesia.

Jumlah stunting sendiri di Kalimantan Selatan mencapai angka 27%. Presiden Jokowi menargetkan penurununan jumlah angka stunting hingga 17% untuk seluruh Indonesia, di bawah target WHO yang menargetkan 20% untuk dunia.

Terkait Stunting, tambah Atal S Depari, Panitia HPN membuat seminar stunting yang akan diadakan di RSUD Ulin Banjarmasin pada tanggal 7 Februari, dan akan dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dan sebagai pembicara utama Menteri Kesehatan, Dr. dr. Terawan Agus Putranto.

“Menkes dr. Terawan akan meresmikan RSUD Ulin sebagai Pusat Rujukan Penyakit Jantung dan Saraf untuk wilayah Kalimantan,” ujar Atal S Depari didampingi Ketua Bidang Pendidikan, Nurjaman, Ketua Panitia HPN, Auri Jaya, Sekjen PWI, Mirza Zulhadi, Bendahara Umum PWI, Muhammad Ihsan, dan anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo.

Menanggapi hal itu, Mensesneg Pratikno berharap program pencanangan pembibitan nasional untuk penghijauan berkelanjutan menjadi agenda utama HPN.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, mengungkapkan kesiapan pihaknya untuk mensukseskan HPN 2020.

Paman Birin menekankan kepada panitia penyelenggara agar dapat memberikan layanan yang terbaik kepada seluruh tamu yang hadir nantinya.

Pesan penting Paman Birin, sapaan akrabnya, agar setiap even nasional yang diselenggarakan di Kalsel diharapkan dapat memberikan multi efek bagi peningkatan pendapatan rakyat, terutama di sektor ekonomi mikro dan makro. (bdm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here