BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan realisasi investasi di tahun 2020 mencapai Rp12 triliun.

Hal itu dipaparkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Kalsel, Nafarin pada Rapat Koordinasi Investasi, di kantornya, Banjarbaru, Kamis (27/2).

Nafarin mengatakan, salah satu potensi yang ditawarkan ada 2 bendungan, yakni PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu).

“Untuk saat ini ada yang sudah mengusulkan perizinan untuk bendungan PLTB.

Menurutnya, DPMPSTP akan bersinergi dengan Pemkab dan Pemkot dalam hal menggali potensi yang belum dioptimalkan, seperti sebagian perumahan dan beberapa perusahaan air minum kemasan yang belum tercatat nilai investasinya, karena sampai saat ini pihak tersebut belum melaporkan secara maksimal.

“Pencatatan investasi perumahan dan perusahaan air minum kemasan ini nanti kami maksimalkan bersama pemkab dan pemkot. Yang saya tau nilainya cukup besar,” ucap Nafarin.

Hadir dalam acara ini peserta dari DPMPTSP se-Kalsel, narasumber dari BPKPM RI, Komisi II DPRD Prov. Kalsel, Hariyanto, dan Bapedda Prov. Kalsel. (rah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here