Nagara Tempoe Doeloe

0
2325

NAGARA atau Negara, sebuah entitas wilayah dan masyarakat di pinggiran Sungai Nagara yang sudah ada sejak masa lampau. Letaknya di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Nama Nagara diambil dari nama Kerajaan kuno Hindu Kaharingan yang pernah berdiri di wilayah tersebut yakni Kerajaan Negara Daha atau Negara Dipa. Wilayah kerajaan menurut hikayat membentang sepanjang aliran sungai Margasari Tapin, Amuntai Hulu Sungai Utara, Sungai Balangan, Sungai Tabalong bahkan hingga wilayah DAS Barito dan Seruyan

Kerajaan Negara Daha cikal bakal berdirinya Kerajaan Islam Banjar berpusat di daerah Kuin Banjarmasin. Karena itu wilayah Nagara punya nilai historis tersendiri dalam sejarah Kalimantan Selatan.

Luas Nagara sekitar 41 persen total wilayah HSS, terdiri dari 3 kecamatan, yaitu kecamatan Daha Utara, Daha selatan, dan Daha Barat. Jumlah desa pada masing-masing adalah Daha Utara sebanyak 19 Desa, Daha Selatan 16 Desa, dan Daha Barat 7 Desa.

Alamnya didominasi lahan rawa sehingga tipikal rumah penduduknya bentuk panggung dengan tongkat kayu ulin. Penduduknya selain sebagai petani dan nelayan, juga ahli bidang perkayuan, kerajinan besi, perak, tembaga, emas, aluminium, tanah liat dan lain2.

Desa-desa di Nagara punya ciri khas produk kerajinan masing-masing. Contohnya, kerajinan besi penghasil parang atau pisau di Tumbukan Banyu, Habirau dan Sungai Pinang, kerajinan tanah liat di Bayanan, dan penghasil kerajinan perhiasan emas di Habirau Tengah dan Parigi.

Keunikan lain di Nagara, masih dominannya transportasi air menggunakan jukung atau kelotok karena wilayahnya yang didominasi perairan. Orang Nagara juga dikenal senang merantau ke berbagai daerah di Kalimantan bahkan di luar pulau untuk mencari nafkah.

Nagara punya nilai historis, ciri khas wilayah dan karakter masyarakat tersendiri bila dibandingkan penduduk wilayah lainnya di Hulu Sungai Selatan. Secara ekonomi, Nagara juga memiliki pasar besar di Desa Tumbukan Banyu yang tak kalah ramai dengan pasar di ibukota kabupaten di Kandangan.

Belasan tahun silam, pernah muncul wacana pembentukan Kabupaten Nagara oleh beberapa tokoh yang berasal dari daerah tersebut. Namun wacana tersebut hilang seiring waktu, apalagi pemerintahan Jokowi saat ini melakukan moratorium pemekaran wilayah akibat keterbatasan anggaran.ahmad arya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here