Satu PDP Asal Batola Meninggal Negatif Covid 19, Gugus Tugas Tracking Klaster Positif

0
359

Banjarbaru- Satu PDP asal Batola seorang laki-laki usia sekitar 65 tahun dilaporkan meninggal dunia Sabtu (11/1) pagi setelah menjalani perawatan selama sepekan di TS Ansyari Saleh Banjarmasin. Namun berdasarkan tes dengan metode PCR yang bersangkutan dinyatakan negatif Covid 19.

”Berita duka hari ini PDP MAS 3 meninggal dunia, hasil tes PCR negatif Covid 19 dan yang bersangkutan telah dikebumikan,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 HM Muslim.

Perkembangan terakhir, pada hari ini jumlah PDP bertambah menjadi 13 pasien. Sebanyak 7 PDP dirawat di RS Ulin, 2 pasien di RS Ansari Saleh, 1 pasien di RS Boejassin Tala dan terakhir di RS Hassan Basery Kandangan 2 pasien.

“Ada penambahan 4 PDP hari ini 2 dari HSS dan 2 dari Banjarmasin,” ungkap Muslim.

Kondisi pasien yang dirawat di Ulin, sebanyak 5 PDP kondisinya kurang baik dan masih mengalami sesak nafas. Sementara 2 PDP lainnya dilaporkan stabil.

Dua PDP di RS Ansyari Saleh dilaporkan kondisi lemah sedangkan di RS Boejassin masih sesak nafas. Kemudian PDP di RS Abdul Aziz Batola kondisi stabil.

“PDP baru yang saat ini dirawat di RS Hassan Basery kondisi masih ada batuk, suhu tubuh tinggi dan sesak nafas,” ungkap Muslim.

Pasien positif  Covid 19 yang masih dirawat masih tetap 23 pasien. Pasien dirawat di RS Ulin 14 orang, di RS Ansari Saleh 3, RS Boejassin 3 orang dan Isolasi mandiri 4 orang.

Kondisi pasien positif di RS Ulin mayoritas dalam keadaan stabil kecuali tiga pasien yakni KS Covid#6, KS Covid#20 dan 25 kondisi masih lemah dan ada sesak nafas.

Sementara yang dirawat di RS Ansari Saleh, RS Boejassin maupun yang menjalani isolasi mandiri kondisi dilaporkan stabil.

Sementara jumlah ODP pada hari ini sebanyak 1194 orang. Ada penambahan 15 ODP dibanding Kemaren sebanyak 1179 ODP.

Jumlah ODP berfluktuatif setiap harinya, bergantung temuan petugas di lapangan. “Jumlah ODP ini tentunya turun naik karena ada yang berkurang karena masa inkubasi selesai dan ada pula yang bertambah akibat temuan petugas di pintu masuk atau hasil tracking di beberapa klaster positif,” jelas Muslim.
Muslim juga melaporkan hasil rapid test terbaru, hingga hari ini sudah dilakukan terhadap 1104 orang baik ODP, petugas medis maupun orang kontak erat positif.

”Hasilnya yang reaktif/positif 88 orang dan yang non reaktif/negatif 1015 orang,” ungkap Muslim.

Petugas medis saat ini sedang giat melakukan Tracking kontak erat klaster positif  di luar Kalsel di 13 kabupaten/kota. Hasilnya cukup banyak, ada 600-an orang yang terindentifikasi terkait klaster tersebut.

“Temuan itu akan kita tindak lanjuti segera agar dapat segera memutus mata rantai penularan Covid 19.

”yang penting kami minta dukungan masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah. Tetap di rumah dan lakukan social distancing,” pesan Muslim. Ary

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here