Hasil Tracing Temukan 17 Kasus, Pasien Karantina Khusus Tala Sembuh

0
225

Temuan kasus positif di lapangan hasil giat tracking, tracing dan testing, kembali bertambah pada hari ini Selasa (5/5). Dilaporkan HM Muslim Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kalsel di Banjarbaru, total kasus positif pada hari ini tercatat sebanyak 219  kasus atau bertambah 20 kasus dibanding Kemaren yang tercatat hanya 199 kasus.

Dari 219 kasus Sebanyak 175 diantaranya dalam perawatan baik di rumah sakit atau isolasi mandiri dan karantina khusus, Dinyatakan sembuh tetap 32 orang dan kasus meninggal tak ada penambahan tetap 12 kasus.

Penambahan kasus berasal dari PDP warga Kabupaten Banjar yang terkonfirmasi positif sebanyak 3 kasus dan 17 kasus hasil tracing petugas survei epidemiologi di Batola 1Banjarmasin 7 Tanah Bumbu 8dan Tapin.

”Hasil tracing terdapat di Batola 1 kasus, Tanah Bumbu 8 kasus, Banjarmasin 7 kasus, dan Tapin 1 kasus. Semua di karantina khusus di Banjarbaru,” katanya. Gedung karantina khusus Banjarbaru diperuntukkan bagi pasien positif dengan gejala ringan dan tak beresiko.

Terlaporkan juga pada hari ini ada penambahan kasus sembuh Covid 19 sebanyak 1 kasus.

“Pasien positif yang sembuh hari ini setelah menjalani tes swab adalah KS Covid#62 laki-laki usia 66 tahun asal Tanah Laut,” ungkap Muslim. Sebelumnya yang bersangkutan dilakukan karantina khusus di bekas gedung RS Boejassin  di Pelaihari selama beberapa pekan.
Sementara kasus PDP dilaporkan tercatat 38 kasus pada hari ini atau berkurang 2 kasus dibanding sehari sebelumnya. 

Ada dinamika dalam kasus PDP sehingga jumlahnya turun naik dengan cepat. 

”Hari ini ada 3 PDP yang negatif hasil tes PCR-nya salah satunya bayi 11 bulan adala Tanah Laut,” ungkap Muslim.

Ada juga 2 PDP asal Banjarmasin yang meninggal pada hari ini. “Keduanya sebelumnya dirawat di RS Ulin dan Ansari Saleh,” ujar Muslim.

Sedangkan PDP yang baru masuk dirawat hari ini sebanyak 8 pasien.

Jumlah ODP pada hari ini bertambah 2 orang dibanding sehari sebelumnya. Kemaren tercatat ada 1213 kasus sementara hari ini sebanyak 1215 kasus.

Muslim sebelumnya mengatakan saat ini gugus tugas terus melakukan upaya di lapangan meningkatkan kegiatan surveilance epidemiologi agar dapat secepatnya melakukan penanganan terhadap terduga kontak erat maupun yang masuk lingkar klaster tertentu. “Tentunya dengan semakin cepat menemukan kasus baru yang masih di tengah masyarakat maka pencegahan penularan dapat dilakukan secara dini,’ kata Muslim. Ary/rny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here