Insentif Tenaga Penanganan Covid Dicairkan

0
1238

Banjarmasin – Alhamdulillah, insentif untuk tenaga penanganan Covid 19 di RSUD Ulin Banjarmasin  sudah cair. Insentif tersebut dibayarkan untuk tahap ketiga sejak tanggap darurat Pandemi Covid ditetapkan oleh Gubernur Kalsel.

Wakil direktur Umum dan keuangan RSUD Ulin H Sjah Jehan mengatakan pemberian insentif itu merupakan uang lelah dan uang makan bagi tenaga penanganan Covid 19 di rumah sakit. “Insentif kepada tenaga khusus Covid ini diberikan oleh gugus tugas provinsi Kalsel sesuai arahan bapak Gubernur Kalsel Paman Birin sebagai bentuk apresiasi atas jerih payah mereka,” jelas Jehan saat ditemui usai rapat di Kantor BPBD Provinsi Kalsel, Rabu (20/5).

Dijelaskan Jehan, untuk tenaga khusus menangani Covid di RS Ulin jumlahnya kurang lebih 200-an orang. “Semua sudah dicairkan untuk RS Ulin dan Ansari Saleh tapi untuk RS lain saya kurang tahu,” katanya.

Uang lelah dan uang makan ini dibayarkan per 14 hari sekali. Setiap harinya tenaga khusus Covid diberikan Rp 155 ribu per orang.

“Semua sama rata insentifnya baik dokter, perawat, tenaga Laundry hingga petugas kebersihan,” terang Jehan.

Sampai saat ini RS Ulin terus memberikan pelayanan terbaik kepada pasien Covid maupun yang berstatus PDP.

Untuk penanganan pasien Covid 19, RS Ulin menyediakan IGD khusus dengan fasilitas 7 kasur dan menempatkan sekitar 20-an tenaga medis baik dokter maupun perawat. “Jadi terpisah dengan ruang IGD umum, ada IGD khusus pasien Covid yang ditempat sekitar 20 tenaga medis,” ujar Jehan.

Mengantisipasi peningkatan jumlah pasien Covid 19, RSUD Ulin Banjarmasin juga tengah melakukan penambahan ruang perawatan khusus penanganan pasien Corona. “Saat ini sedang tahap pengerjaan ruang baru di lantai 4 dan 5, diproyeksikan jumlah nanti kamar rawat inap bisa bertambah 50 ruang,” pungkas Jehan. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here