JK Ajak Semua Unsur Bersinergi Tangani Covid 19 di Kalsel

0
209

BANJARMASIN – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), H M Jusuf Kalla melakukan pertemuan dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan, di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kamis (18/6/2020).

Dilihat dari tingginya angka penyebaran Covid-19 di Kalimantan Selatan, Wakil Presiden RI ke 10 dan ke 12 ini mengatakan bahwa kemampuan Kalsel dalam menangani Covid-19 sudah cukup bagus. Namun, perlu upaya kebersamaan dalam penanganannya antar Pemerintah Daerah, Gugus Tugas, Aparat, PMI dan masyarakat.

“Virus ini dapat menyerang siapa saja, karena itu cara melawannya kita harus bekerjasama, tidak boleh sendirian,” ujar Jusuf Kalla.

Menurutnya, penyebaran covid-19 ini sangat dahsyat kecepatannya. Pertama kali dua orang yang terinfeksi hingga saat ini tersebar ke seluruh provinsi di Indonesia.

“Awalnya, 10 ribu kasus pertama selama 2 bulan sejak Maret. Sekarang sudah 40 ribu kasus, dimana hanya membutuhkan waktu 2 bulan bertambah 10 ribu keempat nya, artinya dahsyat sekali kecepatan penyebaran virus ini,” terang Jusuf.

JK menambahkan, sudah menjadi tugas PMI untuk membantu masyarakat, caranya dengan mengendalikan virus karena untuk saat ini sulit dihapus tapi bisa dihindari dan dilawan seperti negara-negara yang telah berhasil mengendalikan.

“Cara menghindarinya dengan melaksanakan prokol kesehatan dan melawan atau mematikan virusnya dengan penyemprotan disinfektan secara besar-besaran,” ucapnya.

Ia menyampaikan, kita tidak boleh lengah dan menggantungkan nasib. Kita harus lawan covid-19 ini.

“Kita harus melawan dengan tetap waspada dan itu bisa dilawan seperti negara-negara yang sudah berhasil mengendalikan. Ayo bergerak bersama,” kata Jusuf Kalla.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, H Sahbirin Noor mengucapkan terima kasih dan bangga, Wakil Presiden Ke 10 dan ke 12 berkenan kunjungi Kalsel di tengah wabah Covid-19 ini.

“Kedatangan Pak Jusuf Kalla bagaikan obat bagi masyarakat kalsel dan semoga memberikan semangat serta pencerahan dalam rangka menghadapi, pencegahan, pengendalian dan menghambat laju covid-19 di Kalsel,” ucap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.

Paman Birin menuturkan, Kalimantan Selatan dengan jumlah penduduknya lebih dari 4 juta jiwa dan 13 Kabupaten Kota sebagian besar menjadi zona merah.

“Dengan keadaan tersebut kita tidak bisa saling menyalahkan, tapi fakta mengatakan bahwa wabah ini harus kita lawan dengan bersama-sama dan bergotong royong. Semoga dengan pertemuan ini memberikan solusi yang bisa menghambat laju covid-19 di Kalsel,” tandas Paman Birin. (end)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here