Stok daging dan Telur di Kalsel Aman Sampai Idul Fitri 1442 H

0
309

Banjarbaru – Daging sapi, daging ayam dan telur ayam ras adalah tiga komoditas hasil ternak yang selalu meningkat permintaannya selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Karena itu pemerintah memantau ketat kondisi pasokan tiga jenis bahan pangan sumber protein hewani tersebut agar tak terjadi lonjakan harga di masyarakat.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan drh. Hj. Suparmi, MS mengatakan data ketersediaan daging sapi secara nasional didapat dengan melakukan  pemantauan populasi sapi potong di lokasi peternak dan di perusahaan penggemukan (feedlotter). 

“Ketersediaan untuk kebutuhan daging dan telur di kalimantan selatan, baik menghadapi bulan puasa Ramadhan maupun hari raya idul fitri 1442 H masih Aman” Ujar Suparmi, di sela kunjungan ke pasar hewan Pelaihari, Senin (29/3) tadi.

Pada bulan Puasa 1442 H, pasokan daging sapi diperhitungkan mencapai sekitar 312  ton, naik 50,7% dari total pasokan tahun 2020 sebesar  207 ton. 

Sedangkan kebutuhan daging sapi  tahun 2021 sekitar 280 ton  ada kenaikan 5,7% dari tahun 2020 sebesar  265 ton.  Sementara Total pasokan pada periode April – Mei 2021 sekitar 565 ton naik 50,7% dari total pasokan tahun 2020 yaitu sebesar 375 ton dengan total kebutuhan  bulan April dan Mei sekitar 507 ton. “Dari data tersebut  menunjukan  bahwa diperkirakan kebutuhan masyarakat akan daging sapi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri bisa terpenuhi,” ujarnya.

Sedangkan data pasokan daging ayam, pada April 6.990 ton dan Mei 2021 sebesar 6.379 ton. Mengalami kenaikan dibanding 12,3%  dari tahun 2020 dengan total pasokan puasa lebaran 10.911 ton. Sementara perkiraan kebutuhan daging broiler pada April dan Mei 2021 masing-masing sebanyak 4.329 ton serta 4.892 ton.

Sebagaimana daging sapi  dan daging ayam, kondisi pasokan telur ayam ras di dalam negeri juga tak mengkhawatirkan. Total pasokan telur pada April dan Mei 2021 diperhitungkan masing-masing sebanyak 6.343 ton dan 5.782  ton . Naik 11,8 % dari total pasokan tahun 2020 sebesar 10.842 ton. Sementara kebutuhannya di bulan Mei dan Juni masing-masing sebanyak 4.511 ton dan 4.112 ton.

Suparmi mengakui, seperti tahun lalu biasanya permintaan daging sapi, daging ayam dan telur  di masyarakat menguat sehari sebelum puasa Ramadhan, sehingga harganya sedikit meningkat. “Namun di pertengahan Ramadhan permintaan dan harganya akan menurun dan baru akan menguat lagi seminggu menjelang Idul Fitri,” paparnya.

Sedangkan tingginya permintaan komoditas telur ayam ras disebabkan kebutuhan masyarakat   memproduksi aneka kue  untuk hari raya. “Dengan pasokan yang cukup ke pasaran, menjelang lebaran nanti diharapkan  tak terjadi lonjakan harga telur seperti yang diharapkan  konsumen,” pungkas Suparmi. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here