Pj Gubernur Ajak Kabupaten/Kota Masifkan Kegiatan 3T

0
210

Martapura – Kalsel menjadi salah satu daerah prioritas penerapan PPKM Mikro oleh Pemerintah Pusat. Hal ini sebagai dampak Peningkatan temuan kasus Covid 19 di Kalsel kini menempati peringkat empat secara nasional. “Kalsel saat ini dibawah DKI Jakarta, Jabar dan Jatim dalam hal penambahan kasus harian,” kata Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, saat penyerahan 5 ribu Rapid Antigen kepada Pemkab Banjar, di Pendopo Kabupaten Banjar, Kamis (25/3) lalu.

Namun menurut Safrizal, penambahan kasus positif tersebut dampak semakin giatnya kegiatan 3T (treking,tracing, dan testing). “Semakin banyak temuan kasus dari kegiatan 3T semakin baik guna dilakukan penanganan secepatnya serta menekan laju penularan Covid,” kata Safrizal.

Hal yang perlu diwaspadai adalah tingkat case fatality rate yang tinggi. “Selama ini mayoritas kasus kematian akibat Covid 19 di Kalsel terkait komorbid atau penyakit penyerta,” ungkapnya.

Karena itu Safrizal mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk bekerja keras bersama-sama dalam memasifkan testing melalui tes rapid antigen. “Makin cepat habis makin baik antigennya, karena untuk mencegah penularan dan menurunkan tingkat kematian,” katanya.

Sementara Kadinkes Kalsel HM Muslim mengatakan mencari kasus positif di lapangan sebanyaknya merupakan salah satu strategi Pemprov Kalsel menekan angka kematian akibat Covid 19. “Dengan banyaknya temuan di lapangan maka terpapar dapat segera ditangani sehingga mencegah kematian serta mencegah penularan lebih luas,” tambah Muslim.

Berdasar data, Sejak awal tahun 2021 hingga saat ini penambahan harian kasus Covid di Kalsel cukup signifikan. Berdasarkan grafik penambahan kasus Covid harian mencapai ratusan orang. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here