PAD Kalsel 2020 Terealisir Rp 2,8 T

0
159

Banjarmasin – Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2020 pada rapat paripurna DPRD Kalsel, Senin (29/3)

Dalam paparannya, Safrizal melaporkan kondis keuangan daerah Kalsel pada tahun anggaran 2020 lalu. “Secara umum pendapatan daerah yang ditetapkan adalah Rp 6,720 triliun lebih dan terealisasi Rp 6,309 triliun lebih atau 93,89 persen ,” ungkapnya.

Khusus pendapatan asli daerah (PAD) target Rp 3,124 triliun lebih terealisasi Rp 2,860 triliun lebih atau 91,55 persen.

Kemudian pendapatan dari transfer dianggarkan Rp 3,497  triliun lebih dan terealisasi Rp 3,364  triliun lebih atau 96,19 persen.

Selain itu, target lain-lain pendapatan yang sah Rp 98,694 miliar lebih terealisasi Rp 84,747 miliar lebih atau 85,87 persen.

Sementara anggaran belanja langsung sebagai sebab akibat pandemi COVID-19 juga mengalami perubahan atau refocusing yaitu semula Rp 3,601 triliun lebih berubah menjadi Rp 2,877 triliun lebih.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kalsel DR (HC) H Supian HK SH MH. Dalam sidang paripurna itu juga dilakukan  penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Kalsel oleh Wakil Ketua Hj Mariana SAB MM. Hal ini sebagai bahan masukkan buat penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalsel  tahun 2021 – 2025.

Rapat paripurna dihadiri juga oleh segenap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalsel antara lain Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) provinsi Kalsel Rudy Prabowo Aji. (Ary/rny/Adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here