170 Peserta MTQ Kalsel Terpapar Covid 19 Dikarantina Hingga Sembuh

0
291

Banjarmasin – Sebanyak 170 peserta MTQ Kalsel ke XXXIII di Tanah Bumbu yang hasil tes PCR menunjukkan hasil positif terpapar Covid akan dilakukan karantina hingga mereka sembuh. Adapun dari 1.168 kafilah yang sudah swab PCR dan hasilnya negatif akan dipulangkan ke daerah masing-masing.

“Bagi yang positif ada 170 orang (14,5%), akan dirawat atau di karantina di Tanah Bumbu sampai sembuh karena kalau dalam keadaan positif dipulangkan berbahaya lebih lanjut dan yang belum berangkat jangan berangkat lagi,” ujar Bupati Tanah Bumbu H Zairullah Ashar saat mendampingi Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA dalam konferensi pers virtual di Banjarmasin terkait penundaan pelaksanaan MTQ ke 33 Kalsel, Sabtu (3/4).

Zairullah Azhar mengatakan kesepakatan penundaan MTQ Kalsel dinilai jalan terbaik bagi semua pihak mengingat kondisi pandemi Covid yang masih merebak. “Insya Allah, jalan ini akan lebih baik bagi kita semua, karena untuk menjaga keselamatan masyarakat serta mencegah penyebaran Covid 19,” katanya.

Sementara Pj Gubernur meminta para kafilah yang belum berangkat ke Batulicin agar mengurungkan niatnya dan memahami kondisi perkembangan terakhir. “Kepada para kepala daerah juga saya minta untuk memberikan penjelasan di daerahnya masing-masing terkait kondisi perkembangan terakhir dan penundaan MTQ ini,” kata Safrizal.

Menurutnya, Mencegah adalah lebih baik saat ini sembari menjaga keselamatan masyarakat adalah hal paling utama.

Sejumlah kafilah MTQ Kalsel Tanbu terlanjur datang ke Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu. Sedianya mereka akan mengikuti pembukaan MTQ Kalsel ke 33 pada Sabtu (3/4) malam. Namun mengingat perkembangan terakhir pandemi Covid 19 dan menjaga keselamatan masyarakat diputuskan MTQ ditunda. 

Rencananya MTQ akan digelar secara virtual. Waktunya akan diumumkan oleh Pj Gubernur Kalsel dalam waktu mendatang setelah ada kesiapan dari pihak LPTQ Kalsel selaku penyelenggara.

Dalam konferensi pers virtual, Safrizal mengatakan keputusan menunda MTQ Kalsel ke 33 setelah melalui kesepakatan semua pihak terkait. “MTQ Kalsel yang sedianya digelar mulai 3 – 8 April 2021 dengan berat hati dan bersedih hati kita tunda hingga waktu yang akan kita umumkan nanti,” kata Safrizal.

Dasar penundaan setelah mencermati perkembangan terakhir dari hasil tes PCR para peserta yang akan ikut lomba serta melihat antusiasme warga yang akan menghadiri secara langsung pelaksanaan MTQ. “Jadi demi menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah penyebaran Covid 19 lebih luas maka kita memutuskan kegiatan MTQ ditunda,” katanya.

Dasar penundaan lainnya adalah berdasar Inmendagri tahun 2021, Kalsel ditetapkan sebagai daerah prioritas pelaksanaan PPKM Mikro sehingga ada pembatasan kegiatan masyarakat. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here