Pemprov Siapkan Tata Cara Pelaksanaan MTQ Kalsel ke 33 Secara Virtual

0
209

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar rapat tertutup bersama LPTQ, panitia daerah dan pemerintah Kabupaten/kota dalam rangka menyusun tata cara pelaksanaan MTQ Kalsel ke XXXIII secara virtual. “Kita belum bisa mengumumkan jadwal kapan pelaksanaan MTQ secara virtual, namun yang jelas saat ini kita sedang  melaksanakan Rakor bersama LPTQ dan pemerintah kabupaten/kota mengenai penyusunan tata cara MTQ secara virtual,” kata Pj Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, Senin (5/4) sore di Banjarbaru.

Pelaksanaan MTQ Kalsel secara virtual tentunya harus dilaksanakan secara matang sehingga dalam pelaksanaannya tak mendapatkan kendala berarti. “Tentunya persiapan khusus yang akan kita lakukan adalah menyiapkan kamera, jaringan internet dan lain sebagainya karena ini dilakukan secara virtual,” ujar Roy.

Terkait panggung MTQ yang sudah terlanjur didirikan, juga masih belum bisa diputuskan akan dijadikan apa. “Terkait hal-hal yang sudah terlanjur disiapkan panitia daerah seperti panggung MTQ kita juga akan bicarakan apakah nanti bisa digunakan saat MTQ virtual, dan peserta nanti akan mengikuti lomba dari masing-masing daerah,” katanya.

Apabila semua persiapan sudah dimatangkan baik jadwal dan tata cara pelaksanaan maka akan dilaporkan kepada Pj Gubernur Kalsel. “Persiapan MTQ Kalsel secara virtual ini juga akan dikomunikasikan dengan Pj Gubernur Kalsel, yang pasti kita tak akan membiarkan penundaan ini berlarut-larut,” kata Roy.

Penundaan MTQ Kalsel ke 33 kali ini adalah dalam kondisi force majeur. “Kita tak ada niat menunda kegiatan MTQ ke 33 secara langsung namun saat melihat kondisi terakhir maka demi menjaga keselamatan masyarakat maka Pj Gubernur Kalsel dengan berat hati dan bersedih hati terpaksa mengumumkan penundaan dan akan menggelar MTQ secara virtual,” ujar Roy.

Dalam konferensi pers virtual, Pj Gubernur Safrizal mengatakan keputusan menunda MTQ Kalsel ke 33 setelah melalui kesepakatan semua pihak terkait. “MTQ Kalsel yang sedianya digelar mulai 3 – 8 April 2021 dengan berat hati dan bersedih hati kita tunda hingga waktu yang akan kita umumkan nanti,” kata Safrizal.

Dasar penundaan setelah mencermati perkembangan terakhir dari hasil tes PCR para peserta yang akan ikut lomba serta melihat antusiasme warga yang akan menghadiri secara langsung pelaksanaan MTQ. “Jadi demi menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah penyebaran Covid 19 lebih luas maka kita memutuskan kegiatan MTQ ditunda,” katanya.

Sementara Bupati Tanbu H Zairullah Ashar mengumumkan sebanyak 170 peserta MTQ Kalsel ke XXXIII di Tanah Bumbu yang hasil tes PCR menunjukkan hasil positif terpapar Covid akan dilakukan karantina hingga mereka sembuh. Adapun dari 1.168 kafilah yang sudah swab pcr dan hasilnya negatif akan dipulangkan ke kediaman masing-masing.

“Bagi yang positif ada 170 orang (14,5%), akan dirawat atau di karantina di Tanah Bumbu sampai sembuh karena kalau dalam keadaan positif dipulangkan berbahaya lebih lanjut dan yang belum berangkat jangan berangkat lagi,” ujar Zairullah Ashar. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here