Kendalikan Inflasi, Pj Gubernur Minta Kabupaten/Kota Saling Memenuhi

0
211

Banjarmasin – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA meminta kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengintegrasikan regulasi pengendalian inflasi kabupaten kota agar memudahkan koordinasi dan sinergi dalam rangka mengendalikan inflasi daerah Kalsel.

“Semua regulasi terkait pengendalian inflasi harus terintegrasi untuk memudahkan koordinasi,” ungkap Safrizal di sela High Level Meeting dan Rakorda Tim Pengendali Inflasi Daerah di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (12/4).

Contoh regulasi pengendalian inflasi terintergasi misalnya Tanah Laut punya apa, Tabalong punya apa lalu dipetakan, kemudian sistemnya saling memenuhi, kurangnya apa bisa dipasok kabupaten tetangganya. “Untuk pengendalian inflasi diperlukan inovasi terutama jika terjadi lonjakan permintaan barang dan jasa pada bulan Ramadhan,” tambahnya.

Pria kelahiran Banda Aceh tersebut mengatakan, perlunya penguatan supply chain atau penyediaan barang yang dibarengi dukungan infrastruktur yang baik.

“Kita memang terkendala arus distribusi karena banjir kemarin, Alhamdulillah beberapa jembatan mulai rampung dalam waktu dekat sehingga dapat memperlancar arus barang dan jasa yang berpengaruh terhadap inflasi,” sebutnya.

Safrizal menekankan pentingnya menjalankan strategi 4K yakni keterjangkauan harga, ketersediaan stok, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendgari itu mengatakan, Maret 2021 Kalimantan Selatan mengalami inflasi 0,09 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 107,24.

Tiga daerah yang memperngaruhi inflasi di Kalimantan Selatan yaitu Banjarmasin 0,59 persen, Tabalong sebesar 0,03 dan Kotabaru sebesar 0,09 persen.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel Amanlison Sembiring mengatakan,
Kerjasama antar daerah menjadi salah satu strategi untuk menekan laju inflasi.

Selain itu, juga bisa dilakukan dengan  peingkatan produksi, Operasi Pasar dan pengawasan intensif bersama dengan pihak terkait terhadap ketersediaan stok.

Dikatakanya, peran TPID sangat penting dalam menjalankan program pengendalian inflasi.

Keberhasilan TPID dapat terwujud melalui sinergi yang baik dengan mitra stategis serta satgas pangan.

Untuk ketersediaan pasokan dirinya menyarakan agar Pemda dapat meningkatkan perluasan lahan dan didukung dengan kelancaran jalur distribusi. (Syh/Adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here