Banjarmasin – Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA menerima audiensi pihak KPU dan Bawaslu Kalsel berkait persiapan dan kesiapan pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Kalsel 2020 yang sedianya digelar 9 Juni 2021 mendatang. Kehadiran KPU dan Bawaslu diterima Pj Gubernur di kediaman dinas, Rabu (14/4) siang.

Ketua KPU Kalsel Sarmuji usai audiensi mengatakan ada beberapa poin pembicaraan dalam pertemuan tersebut yang patut digarisbawahi. “Pj Gubernur mensupport pelaksanaan PSU dapat berjalan lancar dan baik,” kata Sarmuji.

Dalam pertemuan dilaporkan, bahwa KPU Kalsel memiliki anggaran sisa pelaksanaan Pilkada 2020 namun masih kurang untuk menggelar PSU. “Kekurangannya kisaran Rp 5,4 milyar,” katanya.

Anggaran itu digunakan murni untuk pelaksanaan PSU, Bimtek, sosialisasi dan logistik. “Kita memerlukan Bimtek karena PPK dan KPPS adalah orang baru sesuai putusan MK,” kata Sarmuji.

KPU juga meminta support bantuan alat-alat untuk melaksanakan protokol kesehatan. “Kita berharap bentuknya barang untuk mendukung protokol kesehatan selama PSU,” katanya.

Direncanakan semua petugas akan dites apakah nanti rapid antigen atau swap PCR.

“Kita mengharapkan adanya kontribusi Pemprov Kalsel dalam penyediaan Rapid Test Antigen untuk para petugas penyelenggara di pelaksanaan PSU, karena untuk hal ini belum masuk dianggarkan KPU. Diperkirakan ada sekitar 8 ribuan petugas dalam pelaksanaan nya,” kata Sarmuji.

Direncanakan PSU akan digelar di Kecamatan Binuang Tapin sebanyak 24 TPS, 5 Kecamatan di Banjar dan di Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. PSU akan digelar pada 9 Juni mendatang. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here