Banjarbaru – Bandara Internasional Syamsudin Noor, Jumat (23/04/2021) secara resmi mulai membuka layanan test Genose C19. Layanan pemeriksaan Genose C19 di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin tersedia bagi calon penumpang yang akan berpergian. Pemeriksaan tersedia di area kedatangan Bandara dan akan melayani penumpang setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 12.00 Wita.
Bandara Internasional Syamsudin Noor salah satu bandara dari empat bandara baru yang melayani Test Genose C19 di bawah naungan PT.Angkasa Pura I. Empat bandara baru yang akan mengimplementasikan layanan tes Covid-19 dengan GeNose yaitu Bandara Sentani Jayapura, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Bandara Pattimura Ambon dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.
“ Tentunya digunakan alat tes buatan anak bangsa tersebut dapat memberikan kemudahan layanan tes Covid-19 yang menjadi salah satu syarat melakukan perjalanan dengan angkutan udara.Namun ini adalah salah satu pemeriksaan alternatif selain Rapid Test Antigen atau PCR Test,” Jelas Amiruddin Florensius, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, kepada wartawan, Kamis siang (22/04/2021).
GeNose C19 sendiri, ungkap Amiruddin, merupakan salah satu alat deteksi Covid-19 yang akan digunakan sebagai syarat untuk melakukan perjalanan di Indonesia sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor: SE 26 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Covid-19 yang dirilis pada 31 Maret 2021.
“Simulasi kami lakukan hari ini (Kamis), dan kini layanan pemeriksaan GeNose sudah siap digunakan. Pemeriksaan GeNose C19 di bandara hanya untuk penumpang yang memiliki tiket pesawat,” Katanya usai melakukan uji coba test pemeriksaan kantung udara yang berisi embusan napas.
Untuk tahap awal sambung Amiruddin , setiap harinya calon penumpang yang dilayani terbatas terkait dengan kesediaan kantong. Para calon penumpang dapat mengikuti tes GeNose C19 dengan biaya Rp 40.000,00.
“ Untuk kelancaran berpergian sebaiknya penumpang tidak mengandalkan layanan pemeriksaan GeNose C19 saja. Karena di bandara Syamsudin Noor, masih dapat melakukan pemeriksaan rapid test antigen atau PCR Test.” Imbuhnya.
Penumpang pun dihimbau untuk tidak makan dan minum mapun merokok, 30 menit sebelum pengambilan sampel. Selain itu pelaksanaan layanan GeNose C19 akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga para pengguna jasa wajib menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin. (Olpah Sari Risanta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here