Safrizal : Larangan Mudik Tak Bermaksud Melarang Silaturahmi

0
267

Marabahan – Penjabat Gubernur Kalsel Safrizal ZA melakukan lawatan ke Marabahan Kabupaten Batola Senin (26/4) sore dalam rangka  melanjutkan agenda Safari Ramadan 1442 H. Dalam lawatannya itu, Safrizal melakukan silaturahmi dengan para alim ulama dan Umara setempat di Aula Mufakat dengan menerapkan prokes ketat.

Silaturahmi tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan hibah rumah ibadah dan pendidikan keagamaan dari Pemprov Kalsel untuk Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

 Hibah ini diberikan kepada 12 rumah ibadah dan 5 tempat pendidikan agama di Batola, dengan total bantuan Rp 1, 2 miliar lebih  .

Dalam sambutannya, Safrizal mengharapkan  bantuan dari para ulama dan pemerintah daerah  untuk tetap mensosialisasikan dan menginformasikan imbauan terkait penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan.

“Saya berharap melalui para ulama lembaga dan instansi untuk tetap mensosialiasikan dan menjalankan protokol kesehatan, terutama di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri ini” ucap Safrizal.

Safrizal mengatakan untuk tahun ini mudik memang dilarang, namun untuk ibadah sholat tarawih dan sholat Idul Fitri sudah boleh dilaksanakan. 

Dengan kapasitas jamaah dibatasi 50% dan tentunya dengan tetap disiplin menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan. Terkait larangan mudik bagi semua pihak bukan bermaksud untuk melarang bersilaturahmi tapi demi menjaga keselamatan masyarakat mengingat saat ini masih terjadi pandemi Covid.

“Larangan mudik ini bukan untuk melarang silaturahmi tapi dalam rangka menjaga keselamatan masyarakat. Karena keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi” terang Safrizal.

Sependapat dengan Safrizal, Bupati Kabupaten Barito Kuala Noormiliyani juga ingatkan untuk tetap waspada, baik dalam kegiatan sehari-hari seperti bekerja ataupun beribadah.

“Kami berharap walaupun sudah ada program vaksinasi dari pemerintah, tidak mengurangi masyarakat untuk selalu taat kepada prokes. Karena dengan penerapan prokes yang ketat, kita semua dapat terhindar dari covid 19 yang nyata keberadaannya” ucap Noormiliyani.

Safrizal menambahkan, sebelum vaksinasi terlaksana sepenuhnya dan herd immunity tercapai, penggunaan masker adalah pertahanan atau perlindungan terhadap virus covid yang paling murah. 

Pemprov juga sudah menyerahkan 5000 rapid test antigen untuk pendeteksian covid di Kabupaten Barito Kuala.

“Yang ingin kita capai adalah herd immunity atau kekebalan kelompok yang akan tercapai apabila vaksin sudah berjalan secara keseluruhan. Apabila pasokan vaksin dan pelaksanaan vaksin lancar, prediksi kita selesai di bulan Maret 2022” ucap Safrizal sebelum mengakhiri sambutannya. (Ran/Adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here