Banjarbaru – Pemprov Kalsel melalui dinas atau SKPD teknis lingkup petanian menggelar Bazaar Ramadhan 1442 H terbesar yang menjual produk pertanian lokal para petani dan pembudidaya di Kalsel. Kegiatan digelar Kamis (6/5) di Banjarbaru tepatnya di halaman kantor Dinas Kelautan dan Perikanan hingga Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura yang kebetulan bersebelahan.

Bazaar Ramadhan produk pertanian secara simbolis dibuka Sekretaris PKK Kalsel Hj Juairiah dengan pengguntingan pita. Turut didampingi Kadis TPH Kalsel Syamsir Rahman, Kadis Ketahanan Pangan Suparno, dan Sekretaris DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) M Fadhli serta pejabat perwakilan Dishut, Disbunnak dan Disperkim Kalsel. 

Juairiah dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PKK Kalsel dan Dinas TPH, DKP, Dinas Ketahanan Pangan, Disperkim, Disbunnak serta Dishut Kalsel. “Ini merupakan Bazaar produk pertanian Bulan Ramadhan terbesar bahkan terpanjang yang pernah kita gelar, sebelumnya kita juga melaksanakan pasar murah di 13 kabupaten kota kerjasama PKK Kalsel dan Dinas Perdagangan Kalsel, namun kegiatan hari ini merupakan yang terbesar,” kata Juairiah.

Tujuan bazaar adalah dalam rangka menjalin rangka silaturahmi antar SKPD maupun masyarakat. “Selain itu adanya Bazaar ini untuk Meringankan beban ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid 19 yang sedang terjadi sekarang,” katanya.

Juairiah mengucapkan Terima kasih kepada dinas atau SKPD di  lingkup pertanian Kalsel yang telah melaksanakan acara Bazaar produk pertanian ini. 

Sementara Kadis TPH Kalsel Syamsir Rahman mengatakan bersyukur dapat melaksanakan Bazaar pertanian di masa pandemi, karena tahun 2020 tak bisa melakukan karena saat itu sedang tingginya angka penyebaran Covid. “Dengan prokes ketat kita laksanakan Bazaar ini dan niat kita baik untuk membantu masyarakat, Mudahan Allah melindungi kita semua,” kata Syamsir.

Produk yang dijual di Bazaar merupakan produk para petani yang dibina oleh SKPD lingkup pertanian Pemprov Kalsel. “Jadi hari ini mereka kita ajak ke sini untuk menjual produk mereka dan kita subsidi harganya, mulai produk pertanian, tanaman pangan, perikanan, perkebunan peternakan, perikanan, kelautan, hingga produk hasil hutan,” terang Syamsir.

Pada masa pandemi, masyarakat paling membutuhkan kebutuhan pokok dengan harga murah. 

Sementara Sekretaris DKP M Fadhli. mengatakan Bazaar Ramadhan diadakan dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat di Banjarbaru dan sekitarnya untuk persiapan lebaran. “Selain itu Bazaar ini Menyediakan pasokan sembako agar masyarakat  merasa aman di masa pandemi karena pasokan sembako cukup dan tersedia untuk pemenuhan kebutuhan menjelang Idul Fitri,” kata Fadhli. 

Dengan Bazaar pertanian ini maka masyarakat dapat terpenuhi  kebutuhan gizinya dan tak bakal kelaparan karena produksi pertanian dan perikanan tercukupi.

“Untuk Harga dijamin jauh dibawah pasaran karena pihak kami mendapatkan produk dari produsen langsung lalu dijual disini, jadi bukan melalui tangan kedua atau ketiga,” kata Fadhli. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here