Era Digital, ASN Kehumasan Pemprov Kalsel Diharapkan Saling Bersinergi

0
216

Banjarmasin – Hari pertama  Workshop Strategi Kehumasan Dalam Melahirkan Inovasi di Era Digital, di Golden Tulip Hotel Banjarmasin Selasa (18/5) menghadirkan dua narasumber yaitu Ketua PWI Zainal Helmie dan Widi Gunawan selaku Kabag Komunikasi Pimpinan Biro Adpim Setdaprov Kalsel. 

Widi Gunawan mengatakan praktisi kehumasan setiap SKPD setelah ikut kegiatan Workshop ini agar memahami bagaimana menyampaikan informasi di instansinya kepada publik khususnya di era digital sekarang.

Kemampuan mewartakan bagi ASN mempunyai nilai penting agar dapat memberikan info yang mampu menyeimbangkan opini di publik yang kerap menjadikan pemerintah sebagai satu-satunya subjek yang disalahkan. “Khususnya di era digital setelah era reformasi, kita kerap disuguhi berita Hoaks, karena itulah ASN kehumasan di Pemprov perlu punya skill memilah sekaligus mewartakan informasi yang benar,” kata Widi yang juga mantan jurnalis RRI ini.

Widi mengungkapkan sebagian SKPD di Pemprov saat ini telah memiliki akun media sosial maupun website sendiri. “Keinginan kami setelah kegiatan ini, masing-masing kehumasan SKPD dan Biro Adpim dapat bersinergi dalam melaksanakan aktivitas informasi keluar, jadi semakin banyak jaringan semakin tersampaikan ke publik sekaligus dapat meminimalkan miskomunikasi pemberitaan antar SKPD dan pimpinan ,”’harap Widi.

Kapabilitas ASN dalam mewartakan informasi ke media digital, juga dapat berfungsi sebagai penyeimbang opini negatif yang tujuannya  untuk mendiskreditkan pemerintah daerah. “Seperti kejadian banjir di Kalsel awal tahun lalu, opini negatif berkembang menyudutkan pemerintah provinsi, tapi waktu itu dengan cepat dapat kita seimbangkan dengan berita yang sesuai fakta sebenarnya di lapangan,” terang Widi.

H Muhari, Kasubid Kesiapsiagaan BPBD Kalsel mengungkapkan ada problem kelembagaan di instansinya maupun SKPD lain tak ada nomenklatur yang menyebutkan kehumasan. “Karena tak ada wadahnya yang jelas, kehumasan di SKPD tak efektif, apalagi tak ada anggaran untuk melakukan ekspos pemberitaan,” katanya.

Sebagai peserta Workshop, H Muhari mengapresiasi kegiatan Workshop kehumasan di era digital ini yang bisa meningkatkan kemampuan ASN dalam berstrategi menyampaikan informasi pada era digital. “Kegiatan ini dapat meningkatkan fungsi kehumasan di tiap SKPD terlebih lagi saat ini kita sudah bertransformasi ke media digital,” kata Muhari.

Sesi selanjutnya dinarasumberi oleh Jumri SAg selaku koordinator penyusun naskah pidato Gubernur Kalsel Biro Adpim Kalsel yang mengisi materi tentang teknik pembuatan teks pidato pimpinan.

Sebelumnya Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie yang memaparkan teknik penulisan berita yang benar menurut kaidah jurnalistik. “Agar berita rilis dapat dimuat oleh media – media partner, buatlah berita yang tak mengedepankan kegiatan tapi kontennya apa yang bermanfaat bagi pembaca,” kata Zainal.

Selain itu ia juga memaparkan pada era digital ada teknik dan strategi tersendiri dalam meningkat jumlah pembaca pada berita online.

M Hasby Suhaili pemimpin perusahaan media Wartabanjar.com mengatakan Kegiatan Workshop ini diikuti ASN kehumasan perwakilan masing-masing SKPD Pemprov Kalsel. Dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 18 – 19 Mei 2021 dan dibuka secara resmi oleh Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar.

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Pemerintah Provinsi Kalsel dengan media Wartabanjar.com.

“Kita berharap Workshop ini dapat  memperkaya khazanah dan kemampuan praktisi kehumasan di lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel,” pungkas Hasby. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here