Banjarmasin – Persatuan Alumi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Konferensi Daerah dan Konferensi Cabang, Sabtu (29/5) di Banjarmasin.

Acara dibuka Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum DPP Persatuan GMNI, Dr Ahmad Basarah MH secara virtual. Basarah juga sekaligus menyampaikan pesan-pesan kepada peserta konferensi.

Ahmad Basarah mengapresiasi pelaksanaan konferensi daerah dan konferensi cabang yang diikuti seluruh ketua DPC PA GMNI se Kalsel itu.

Basarah berpesan agar para kader bisa menempatkan diri sebagai pionir di masyarakat. Menjadi panutan yang bisa menjaga keragaman, toleransi, kebhinekaan serta menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila di masyarakat.

Upaya-upaya yang dapat memperkokoh ersatuan dan kesatuan bangsa, harus terus tingkatkan melalui berbagai cara, seperti menumbuhkembangkan kesadaran kebangsaan, kepancasilaan, serta semangat nasionalisme seperti harapan sang proklamator kita tempo dulu, Bung Karno.

“Setiap kepedulian pemuda yang ditujukan untuk membangun bangsa seperti konferensi ini harus kita apresiasi, termasuk upaya menumbuhkan kembali semangat kebersama melalui kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara Ketua DPP PA GMNI Provinsi Kalsel, Riky Eri Munadi dalam laporannya, menyebutkan saat ini di Kalsel sudah terbentuk tiga cabang yaitu PA GMNI Cabang Banjarmasin, Cabang Banjarbaru, dan Cabang Tanah Bumbu.

Pelaksaan konferensi dalam rangka mempersiapkan para kader GMNI menghadapi perkembangan jaman yang semakin kompleks dan dihadapkan dengan tantangan begitu berat. “Sehingga diperlukan upaya memperkokoh nasionalisme, persaudaraan, dan meningkatkan pengabdian kepada tanah air,” kata Riky.

Indonesia mempunya potret keberagaman yang luar biasa lengkap dalam berbagai aspek kehidupan manusia di dalamnya. “Maka dari itu, hal inilah yang menjadi tugas bersama, khususnya generasi muda di seluruh tanah air, dan lebih khusus lagi bagi para kader-kader GMNI maupun para alumninya, untuk menjaga keberagaman ini, agar tetap menjadi simbol pemersatu bangsa meskipun latar belakang kita berbeda-beda,” jelasnya.

Kelompok pemuda diharapkan menjadi sosok yang mampu menjaga keragaman, persatuan, toleransi, kebhinekaan serta menumbuhkan kembali nilai-nilai Pancasila di masyarakat yang ada di provinsi Kalsel. Sal/Ary 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here