Jelang PSU, Ketua DPRD Minta Jaga Suasana Kondusif

0
212

Banjarbaru – Ketua DPRD Kalsel H Supian HK meminta semua pihak menahan diri untuk menjaga situasi kondusif di Kalsel menjelang pelaksanaan pemungutan suara di pemilihan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Kalsel pada 9 Juni 2021 mendatang. “Mulai sekarang  pada sisa waktu seminggu ini menjelang hari H pelaksanaan PSU, jangan ada lagi menyampaikan argumen  yang bisa membuat situasi tak kondusif di daerah,” pinta Supian di sela Rakor Forkopimda dalam rangka penyelenggaraan PSU Pilgub Kalsel, Rabu (2/6) di Gedung Idham Chalid Banjarbaru.

Supian mengatakan siapapun yang menang pada PSU Pilgub Kalsel ini maka itu adalah wujud pilihan rakyat yang harus dihormati. “Karena itu pada sisa waktu sampai 9 Juni nanti, jangan sampai ada tindakan dan argumen yang bisa menimbulkan situasi tak kondusif,” harapnya.

Termasuk dalam menyampaikan argumen di Medsos hendaknya secara santun dan sopan. “Jangan sampai saling menjatuhkan dan bernada provokatif,” pesan Supian.

Berdasarkan Rakor, kesiapan KPU menggelar PSU sudah mencapai 85 persen. Salah satu kesepakatan adalah terkait warga yang KTP-nya hilang/rusak akan mendapatkan surat keterangan agar ia bisa memilih. “Pada prinsipnya hak suara rakyat harus dihargai, one man one vote harus dijaga ,” kata Supian. 

Dalam Rakor, Forkopimda Kalsel juga sepakat menjaga netralitas dalam rangka mensukseskan PSU. “Mewakili DPRD Kalsel, kita juga mengapresiasi upaya Bawaslu dalam menertibkan spanduk yang tak sesuai aturan, misalnya soal money politik itu ranah KPU dan Bawaslu, kalau bukan dari lembaga tersebut maka harus diturunkan,” kata Supian.

Rakor juga membahas sekaligus menyepakati wilayah dilaksanakan PSU maka akan diberlakukan libur kerja.

Rakor Penyelenggaraan dan Pengamanan PSU dipimpin Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA dihadiri seluruh unsur Forkopimda Kalsel, DPRD Kalsel, KPU, Bawaslu, Kesbangpol Kalsel, dan stake holder terkait.

Usai Rakor, Safrizal mengungkapkan poin hasil Rakor yaitu Forkopimda Kalsel berkomitmen mendukung KPU dan Bawaslu dalam penyelenggaran PSU secara damai, aman, lancar demokratis dan gembira. “Kita juga memastikan penyelenggaran pemungutan suara di PSU berjalan menerapkan 12 hal terkait protokol kesehatan di TPS,” terang Safrizal.

Forkopimda juga solid dan kompak serta tak mentolerir segala upaya yang mengancam stabilitas dan kondusifitas baik Pra maupun pasca PSU. “Hasil PSU mari kita hormati bersama sebagai wujud pilihan masyarakat banua, mari kita jaga kesejukan banua, karena pada hakekatnya kita bersaudara kita badangsanak barataan,” pesan Safrizal. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here