Ratih Tulis Cerpen Neptunus Saat Berduka Kehilangan Sosok Ayah

0
161

BANJARMASIN – Senin (25/10) kemarin menjadi hari bahagia bagi tiga cerpenis muda Kalimantan Selatan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel menggelar penganugrahan dan pemberian hadiah bagi para pemenang Cerpen Wisata Kalimantan Selatan 2021.

Ratih Ayuninggrum yang berhasil menjadi juara I dalam dengan cerpennya Neptunus mengatakan rasa bahagianya berhasil menyisihkan 118 cerpen lainnya dan menjadi pemenang.

“Saat proses pengerjaan cerpen ini saya sempat berduka,” ucapnya yang baru kehilangan ayah tercinta. “Kemudian saya mendiamkan beberapa hari naskah tersebut sampai kemudian saya buka kembali,” sambungnya.

Dia kemudian meneruskan kembali ceritanya. Tak disangka, Neptunus, cerpen yang dibuatnya itu berhasil menjadi juara pertama. “Dengan segala kerendahan hati, perasaan saya tidak dapat dijabarkan bahwa ini begitu membuncah,” ucapnya yang begitu mendengar kabar cerpennya juara langsung bertolak menuju Banjarmasin untuk acara penyerahan hadiah.

Randu Alamsyah yang menjadi Ketua Dewan Juri mengatakan apresiasinya bagi Dispersip Kalsel yang menggelar acara penganugrahan dan pemberian hadiah itu. “Ini tradisi baik untuk menghormati para penulis dan merayakan karya mereka,” ucapnya dalam kata sambutan.

Randu mengatakan Lomba Cerpen Wisata Kalsel 2021 diikuti oleh 119 orang yang berasal dari berbagai latar, strata sosial dan profesi. “Yang menang juga dari Kotabaru, kemudian juara dua dari Banjarbaru dan juara tiga dari Gambut Kabupaten Banjar, jadi cukup terbagi,” ucapnya.

Dia berharap ke depan, Dispersip Kalsel terus menggelar lomba cerpen dan kompetisi literasi lainnya. “Kalau bisa hadiahnya ditingkatkan lagi, kita menggaungkan Kalsel yang menjadi provinsi dengan indeks pembangunan literasi tertinggi,” ucapnya.

Selain Ratih, dua pemenang lainnya adalah Meutia Swarna Maharani yang berhasil menempati juara II dengan cerpennya Minggu Ujian. Sementara peringkat ketiga diisi oleh penulis asal Gambut, Kabupaten Banjar Zulfan Fauzi yang memukau juri dengan cerpennya Loksado dan Romansa Perjalanan.

Masing- masing para juara berhak atas hadiah Rp 5.000.000, 3,500.000 dan 2.000.000. Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie Hj Nunung mengatakan lomba ini adalah salah satu agenda dan kegiatan Dispersip Kalsel dalam usahanya membangun literasi di Kalsel.

“Selamat kepada para pemenang, kepada yang belum berhasil jadi pemenang, terimakasih sudah mengikuti lomba ini, kita akan berusaha menciptakan iklim yang baik bagi tumbuh-kembang para penulis di Kalsel,” ujarnya. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here