Pelaihari – Untuk melindungi hak konsumen dan pedagang Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) menyediakan dua Pos Timbangan Ukur Ulang di Pasar Tapandang Berseri yang di resmikan oleh Bupati Tala HM Sukamta. Rabu (8/12/2021).

Dalam sambutannya Sukamta mengatakan, sekarang Pasar Tapandang Berseri sudah memiliki pos yang dilengkapi dengan alat penjamin ketepatan timbangan. Disediakannya pos ini adalah bagian dari pemerintah melindungi hak konsumen sehingga apabila ada masyarakat yang kurang yakin bisa langsung mengajak penjual untuk mengecek dari ketepatan timbangan tersebut.

“Apabila ada timbangan pedagang yang tidak standar bisa langsung diperbaiki dipos ukur ulang,” ucap Sukamta.

Ia berharap perdagangan yang ada di Pasar Tapandang Berseri bisa betul-betul syariah serta memenuhi peraturan perundang-undangan sehingga bisa di ridhoi oleh Allah SWT. Sukamta juga meminta kepada para pedagang untuk menjaga dan memelihara pos beserta perlengkapannya agar bisa menegakkan kebenaran dan menjamin hak konsumen dengan baik serta menjamin para pedagang bisa melayani dengan timbangan yang tepat.

“Ini adalah bentuk pelayanan dari pemerintah untuk seluruh warga masyarakat Tala, baik dari sisi pedagang maupun konsumen. Maka dari itu, ulun berharap untuk bersama-sama menjaga bersama alat timbang ukur ulang,” harap bupati.

Disela-sela meresmikan Pos Timbangan Ukur ulang, Sukamta juga berkesempatan untuk menyapa para pedagang serta mencari tahu apakah ada kenaikan harga serta tersedianya pasokan bahan baku makanan digudang seperti telur, sembako, ayam dan daging menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Ia bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tala berjalan berkeliling pasar untuk memastikan tidak adanya kenaikan yang signifikan untuk bahan baku makanan.

“Alhamdulillah harga bahan pokok makanan cukup stabil. Artinya kita mengendalikan harga-harga yang ada dipasar untuk Nataru,” tutur Kamta.

Bupati juga mengimbau kepada para pedagang agar tidak menimbun bahan pokok makanan karena harga normal, masyarakat juga diminta untuk tidak berbelanja secara berlebihan. “Berbelanjalah secukupnya saja karena harga terpantau normal,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here