Banjarmasin –  Gubernur Kalimantan Selatan diwakili Sekretaris Daerah Roy Rizali Anwar Launching Program Nasional Tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat bagi Perempuan Indonesia

Launching Program Nasional Tes IVA
SE Indonesia berlangsung di Hotel 88, Jl. Lambung Mangkurat Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kamis (9/12).

Roy mengatakan deteksi sejak dini melalui Iva Test secara rutin, untuk bermanfaat  mencegah terjadinya bahaya kanker serviks bagi perempuan.

Menurutnya, Edukasi kepada masyarakat dan para perempuan sangatlah penting serta mengkampanyekan  bahaya kanker serviks serta cara mencegahnya.

“Kanker ini dapat dicegah, yaitu dengan mendeteksi melalui Iva Test secara rutin,” katanya

Ia menuturkan, Iva test tidaklah sesakit atau seseram yang dibayangkan. Tetapi Iva Test baik untuk mendeteksi dini Kanker Serviks.

“Sehingga bisa dilakukan upaya pencegahan maupun penanganan secepat mungkin,” ucapnya

Untuk itu, ia berharap terlebih kepada para perempuan dapat melakukan Iva Test secara rutin dan dilakukan secara mandiri.

“Artinya dengan kemauan dan kesadarannya sendiri,” pungkasnya

Adapun pelaksanaan program nasional Ivas Test di 34 Provinsi yang dilaunching di Kalimantan Selatan ini didasari oleh peningkatan angka kasus kanker serviks dari tehun ke tahun di Indonesia.

Mulai dari tahun 2013, kejadian kanker serviks adalah 1,4 orang per 1000 penduduk kemudian di tahun 2018 menjadi 1,79 orang per 1000 penduduk.

Sementara, Ketua Komisi Peremuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Siti Ma’rifah Ma’ruf Amin mengatakan, kegiatan ini berupa seremoni launching Program Nasional Test IVA bagi Perempuan Indonesia di 34 Provinsi, termasuk Kalimantan Selatan, dalam rangka membangun generasi kuat dan sehat.

Dikatakan, tes IVA adalah tes fasilitasi perempuan dalam melaksanakan pemeriksaan IVA agar mengetahui dan cegah dini kanker serviks.

Siti juga berharap, Gerakan Tes IVA untuk perempuan indonesia ini bisa dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Dengan demikian, perempuan lebih peduli pada kesehatan dan senantiasa deteksi dini terhadap tombulnya gejala-gejala kanker serviks, sehingga terwujudnya Perempuan Indonesia Sehat, Generasi Shaleh dan Kuat,” pungkasnya. (End/Adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here