Banjarbaru – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor secara resmi menutup Diksar (pendidikan dasar) Bela Negara Menwa (resimen mahasiswa) se  Kalsel, di Lapangan Rindam VI Tanjung Pura, Banjarbaru Senin (13/12) sore. Penutupan ditandai dengan upacara Dimana Paman Birin bertindak menjadi inspektur upacara.

Dalam arahannya Paman Birin mengatakan Diksar bela negara bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air demi melindungi negara dan mencerdaskan kehidupan bangsa. “Wujudkan bela negara dengan berbagai cara seperti menangkal Hoaks, membantu percepatan vaksinasi dan lainnya,” kata Paman Birin.

Bela negara adalah tanggung jawab bersama, karena itu perlu ditanamkan kepada semua.

“Penting untuk terus mendorong kesadaran bela negara secara berkelanjutan apalagi di era keterbukaan sekarang dimana banyak pengaruh luar yang negatif masuk, untuk menangkalnya perlu kesadaran bela negara dan cinta tanah air,” pesan Paman Birin.

Ia pun berpesan kepada peserta Diksar agar senantiasa mempersiapkan diri bukan hanya fisik tapi juga intelektual.

Sementara Komandan Menwa Kalsel H Supiannoor mengatakan kegiatan Diksar bela negara Menwa Kalsel kali ini diikuti 100 peserta mahasiswa terdiri dari 61 perempuan dan 39 laki-laki. “Mereka akan mengikuti pendidikan di Rindam VI Tanjung Pura selama dua minggu lamanya,” katanya.

Peserta pendidikan akan diberikan materi tentang Kemenwaan, Wawasan Kebangsaan, pendidikan militer dasar, dan kepemudaan.

Para anggota Menwa yang ikut berasal dari 13 perguruan tinggi se Kalsel seperti ULM, Uniska, UIN Antasari, Politala, STAI Rakha dan lainnya.

Peserta Diksar bela negara Menwa kali ini adalah angkatan 48 Bravo 2021. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here