100 Hari Kerja Sahbirin Noor – Muhidin : Target  Vaksinasi Terlampaui 

0
559

Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Dr (HC) H Sahbirin Noor – H Muhidin melewati 100 hari kerja sekaligus menutup tahun 2021 dengan tuntas.  

Sejak dilantik keduanya janji akan fokus tangani pandemi Covid 19 di Kalsel.

“Kami bakal bahu membahu dan bersinergi bersama segenap Kepala SKPD  serta para kepala daerah kabupaten/kota melanjutkan pembangunan Kalsel 2021 – 2024, fokus utama kami mempercepat penaggulangan Covid 19 dan pemulihan ekonomi rakyat,” tekan Paman Birin, didampingi Muhidin, usai dilantik Presiden Jokowi pada 25 Agustus 2021 lalu.

Janji tersebut dituntaskan dengan capaian vaksinasi I di Kalsel per 1 Januari 2022 sebanyak 2.354.589 orang atau 74,49 persen dari sasaran vaksinasi sebanyak 3.161.137 penduduk Kalsel. Cakupan vaksinasi I ini melebihi target yang diinstruksikan Presiden Jokowi.

Berdasar data Dinkes Kalsel yang diterima Jejakbanua.com Minggu (2/1/2022), rata-rata pencapaian vaksinasi di kabupaten/kota Kalsel berkisar 74 persen hingga 80 persen lebih. Tertinggi adalah Kabupaten Balangan sebanyak 82,01 persen disusul Kota Banjarbaru sebanyak 81,12 persen.

Hanya dua kabupaten yang cakupan vaksinasi berada dibawah level yaitu Kabupaten Banjar dengan angka 69,53 persen dan Batola di angka 69,67 persen.

Hal ini tak lepas dari kepiawaian Paman Birin – Muhidin dalam kolaborasi dan elaborasi penanganan Covid 19. Keduanya langsung memantau rumah sakit rujukan Covid 19 usai dilantik.

Sejak itu, angka kasus Covid 19 di Kalsel terus melandai berkat terus mengkampanyekan prokes bersama jajaran Forkopimda Kalsel dan pemerintah kabupaten/kota se Kalsel.

Walaupun pada awal Sepetember 2021 bebeberapa kabupaten/kota di Kalsel diterapkan PPKM level 4. Namun semua itu berhasil ditekan berkat kerja keras semua jajaran.

Kemudian tugas beralih ke percepatan vaksinasi Kalsel yang kala itu masih rendah.  Alhasil, vaksinasi Kalsel kini 74,49 persen namun itu bukan pekerjaan membalikkan telapak tangan. 

Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin terus blusukan untuk memberikan semangat dan edukasi kepada warga agar ikut vaksinasi Covid 19. Paman Birin tak pernah lelah berkeliling dari satu daerah ke daerah lain, bahkan hingga pelosok pedesaan, demi memberikan semangat kepada warga agar melakukan vaksinasi.

Ia menggerakkan seluruh kekuatan Forkopimda dan Pemerintah Kabupten kota melalui Turdes vaksinasi bergerak di berbagai pelosok. Sembari memberikan bantuan masker dan sembako, Paman Birin menyambangi langsung masyarakat di daerah pelosok agar ikut vaksinasi.
Giat Turdes vaksinasi bergerak sempat dua kali dilaksanakan dengan mengajak seluruh stake holder.

Paman Birin dan Muhidin juga menggerakkan seluruh SKPD di Pemprov Kalsel guna membantu percepatan vaksinasi di Kalsel.

Selain itu Paman Birin menginstruksikan Dinkes Kalsel membuka beberapa sentra vaksinasi yaitu di halaman Kantor Dinkes Kalsel, halaman Kantor Samsat I Kilometer 6, Q Mall Banjarbaru, dan Bappelkes serta Samsat Martapura. Gerai vaksin buka hingga akhir tahun 2021. Sebanyak 4 mobil keliling juga dikerahkan melayani vaksinasi.

Pemerintah Kabupaten/kota di Kalsel juga diinstruksikan bergerak melayani vaksinasi hingga ke pelosok.

Selain itu, animo masyarakat yang dibawa maupun dikerahkan oleh SKPD Pemprov Kalsel dan Pemerintah Kabupaten/kota sesuai arahan instruksi Gubernur Kalsel sangat membantu dalam capaian vaksinasi Provinsi Kalsel. 

Bahkan ada beberapa sentra vaksin yang menjanjikan hadiah dan membantu sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Untuk diketahui stok vaksin yang tercatat di seluruh Kalsel ada sekitar 600 ribu dosis yaitu ada astrazeneca, pfizer, sinovac dan ada moderna. 

“Gerakan ayo ikut vaksinasi harus terus kita gelorakan hingga ke pelosok desa desa. Alhamdulillah capaian vaksinasi Kalsel sudah tembus di atas 71 persen,” terang Paman Birin saat blusukan memotivasi warga di Desa Pasar Lama Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, Kamis (30/12) siang lalu.

Atas pencapaian vaksinasi di angka 71 persen ke atas, ia pun mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak, para Nakes, Pemerintah Kabupaten/kota yang terus bekerja keras melayani rakyat yang ingin bervaksin.

Namun, dibalik keberhasilan tersebut Paman Birin terus menekankan kepada semua pihak bahwa transmisi Covid 19 jangan diremehkan. Ia meminta seluruh masyarakat tetap menjaga ketaatan prokes. Apalagi baru-baru ini varian Omicron telah masuk ke Indonesia dengan 46 orang menjadi korban tertular.

Seperti yang diungkap Paman Birin saat di Desa Simpang Jaya Kecamatan Wanaraya Batola.  

Kepada warga yang hadir, Paman Birin mengingatkan agar, warga setempat tetap waspada terhadap Covid-19, kendati data kasus yang terjadi di provinsi ini, mulai melandai.

“Ada varian Omicron, kita mengimbau untuk mengantisipasinya, karena ini penyakit dari luar, makanya kita harus berhati-hati,” pesan Paman Birin yang blusukan pada saat usai Shalat Subuh. 

Selanjutnya, mengawali tahun 2022 ini Paman Birin instruksikan seluruh jajarannya membantu percepatan vaksinasi terhadap para Lansia di Kalsel. Tentunya ia kembali berharap kerjasama dengan Forkopimda Kalsel serta pemerintah kabupaten/kota.

Berdasar data Dinkes Kalsel per 1 Januari 2022, cakupan vaksinasi I khusus untuk lansia se Kalsel masih dibawah level 60 persen atau tepatnya 58,28 persen.

Sebanyak 5 kabupaten/kota cakupan vaksinasi Lansia masih dibawah 60 persen atau target yang ditetapkan Presiden Jokowi. Daerah itu adalah Banjarmasin, Tabalong, Batola, HSU dan Banjar. Sementara daerah lain cakupan vaksinasi sudah melebihi target yaitu Tanah Laut, Banjarbaru, Tanah Bumbu, Kotabaru, HSS, HST, Balangan dan Tapin.

Cakupan vaksinasi Lansia tertinggi adalah Tapin dengan 87,56 persen. Ahmad Arya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here