Banjarbaru – Dalam rangka pengembangan inovasi daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kalsel menggelar kegiatan diseminasi penelitian, pengembangan dan inovasi daerah.

Kepala Balitbangda Provinsi Kalsel, Muhammad Amin mengatakan tema kegiatan kali ini yaitu “Strategi inovasi atas kelola pemerintahan dan pelayanan publik dalam menghadapai percepatan teknologi”.

“Kali ini kami memanggil narasumber dari Bappeda Prov. Kalsel serta Bappelibangda Kabupaten HSS, yang mana pihaknya selalu mendapatkan penghargaan di bidang inovasi,” ucapnya, Banjarmasin, Rabu (29/12/2021).

Pada tahun 2019, Pemprov Kalsel melalui Balitbangda mendapatkan predikat “kurang inovatif” pada kompetisi inovasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri.

Akan tetapi di tahun 2020, Amin menjelaskan pihaknya mendapatkan predikat “Sangat Inovatif” pada kompetisi inovasi pelayanan publik.

“Ini semua tidak lepas dari dukungan seluruh SKPD di lingkup Pemprov Kalsel,” tuturnya.

Amin berharap dengan adanya kegiatan hari ini mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas inovasi di lingkup Pemerintah Provinsi.

“Kita bayangkan saja, apabila setiap SKPD mampu membuat minimal 1 inovasi setiap tahunnya akan ada sekitar 50 inovasi yang terkumpul dengan syarat yg telah ditetapkan. maka dengan itu bisa menaikkan nilai inovasi daerah,” tegasnya. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here