Wisata Danau Labuan Cermin Ditutup Gegara Buaya Berukuran Jumbo

0
179

Berau – Jelang akhir tahun 2021, banyak obyek wisata yang akan dikunjungi masyarakat.

Namun satu dari beberapa tempat wisata populer di Kalimantan Timur yaitu Danau Labuan Cermin yang merupakan obyek wisata air di Desa Labuan Kelambu, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau, justru harus ditutup sementara.

Bukan tanpa alasan, pasalnya ada seekor buaya berukuran besar yang untungnya berhasil ditangkap pada Rabu (29/12/2021) pagi tadi sekitar pukul 09.00 WITA.

Kronologis penangkapan buaya ini berawal dari keterkejutan seorang motoris kapal cepat atau speedboat yang melihat seekor buaya dengan panjang lebih dari 4 meter sedang berenang.

Kapolsek Bidukbiduk AKP Herman kepada Koran Kaltim menjelaskan, motoris tersebut awalnya melakukan pengecekan rutin kondisi di sekitar obyek Wisata Labuan Cermin dan tiba-tiba melihat seekor buaya yang langsung dilaporkan kepada warga dan pihak berwajib untuk kemudian dilakukan penangkapan.

“Memang rutinitas dari motoris sebelum mengantar wisatawan itu mengecek dahulu kondisi di dalam area Labuan Cermin. Setelah dilihat ternyata ada seekor buaya selanjutnya dilakukan penangkapan oleh warga bersama TNI-Polri,” kata Herman.

Setelah berhasil diamankan dan dievakuasi ke daratan, buaya tersebut rencananya akan dibawa oleh tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Berau.

“Kami sudah komunikasi dengan BKSDA dan infonya sudah dibuatkan kendang dan tim siap menjemput,” sebut Herman lagi.

Aparat keamanan meminta kepada pengelola wisata Labuan Cermin untuk menutup sementara tersebut sambil menunggu hasil rapat pengelola.

Terpisah, Kepala BKSDA Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Dheny Mardiono menuturkan, setelah menerima informasi penangkapan buaya mereka memang langsung membuatkan kandang dan melakukan penjemputan. “Sekarang tim sedang menyiapkan kandang, hari ini juga akan dijemput,” ucap Dheny.

Mereka juga sedang berkonsultasi dengan BKSDA Kalimantan Timur untuk menentukan penanganan selanjutnya yang akan diambil, apakah buaya tersebut akan dibawa ke penangkaran di Tarakan atau di Balikpapan.

“Kan tidak mungkin dilepasliarkan, mengingat ukuran yang besar sehingga berpotensi membahayakan masyarakat,” tutup Dheny. Koran Kaltim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here