Banjarmasin – Dua pasien yang menjalani operasi bedah jantung terbuka perdana  di RSUD Ulin Banjarmasin yaitu Fadlan Nursin dan H Abdul Mukti, akhirnya direkomendasikan tim medis bisa pulang ke rumah. Keduanya dioperasi pada tanggal 23-24 Desember 2021 lalu.

Setelah menjalani perawatan pasca operasi keduanya dinyatakan sembuh oleh tim dokter di RSUD Ulin yang menanganinya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melepas kepulangan kedua pasien di ruang Aster lantai 3 RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (5/1/2022),

Pasien jantung H Abdul Mukti dengan diagnosis Coronary Artery Disease ini, saat diminta komentarnya mengatakan, dari awal ia percaya dengan penanganan tim dokter di RSUD Ulin, kendati yang pertama dilakukan pihak rumah sakit.

“Setelah dapat arahan dari tim dokter, akhirnya saya percaya dan selanjutnya menyerahkan diri kepada Allah” ujarnya.

Sementara pasien  H Fadlan Nursin merasakan kondisi kesehatan jantungnya mulai membaik dan rasa nyeri yang sering derita sudah berkurang.  Fadlan Nursin juga diagnosis Coronary Artery Disease dan menerima tindakan Coroner Artery Bypass Graft (CABG).

“Saya menderitanya sekitar tujuh bulan. Dulunya saya ragu pergi ke Jakarta untuk operasi karena informasi teman-teman masa tunggu bisa sampai satu tahun,” ujarnya.

Ia pun menyarankan masyarakat yang ingin operasi  jantung di daerah ini, memanfaatkan layanan operasi  jantung di RSUD Ulin Banjarmasin dan biayanya pun bisa ditanggung BPJS Kesehatan. 

Pelaksanaan operasi kedua pasien di RSUD Ulin ini dibimbing tim dokter RSPJN Harapan Kita yang merupakan rumah sakit khusus yang menjadi Pusat Rujukan Nasional untuk penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).

Pusat Jantung Nasional RSJPN Harapan Kita membina 54 rumah sakit di seluruh Indonesia, dan selanjutnya ke 54 rumah sakit binaan, juga diminta  membina rumah sakit-rumah sakit kabupaten dan kota, terkait kegawatan kardiovaskuler.

Dengan ini, diharapkan pasien penderita penyakit jantung mendapatkan kemudahan akses menuju rumah sakit yang dapat memberikan penanganan, serta menurunkan angka kematian dan kesakitan kardiovaskuler nasional. Ary 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here